Sampit Expo 2026 Sukses Besar, Perputaran Uang Tembus Rp8 Miliar
Sampit Expo 2026 mencatat pencapaian gemilang dengan perputaran uang mencapai Rp8 miliar, melebihi target awal dan menarik puluhan ribu pengunjung, menegaskan perannya dalam menggerakkan ekonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengumumkan kesuksesan besar penyelenggaraan Sampit Expo 2026. Acara tahunan ini berhasil menembus target perputaran uang hingga Rp7-8 miliar selama sepekan pelaksanaannya, menunjukkan geliat ekonomi yang signifikan di daerah tersebut.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim, Johny Tangkere, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi erat dari berbagai pihak, termasuk para pelaku usaha, UMKM, dan mitra dagang. Sampit Expo berlangsung meriah dari tanggal 7 hingga 14 Januari 2026, menjadi sorotan utama di Sampit.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan lokal, tetapi juga berfungsi sebagai ruang penting untuk kolaborasi, inovasi, dan pertukaran ide di antara para pelaku ekonomi. Antusiasme peserta dan pengunjung yang meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya turut mendongkrak perputaran uang dan menciptakan peluang kerja sama strategis.
Capaian Ekonomi dan Antusiasme Tinggi
Sampit Expo 2026 berhasil melampaui ekspektasi dengan mencatat perputaran uang sebesar Rp7-8 miliar, sesuai dengan target yang ditetapkan di awal. Angka ini menjadi indikator kuat keberhasilan acara dalam mendorong aktivitas ekonomi lokal dan regional.
Peningkatan jumlah peserta pameran dan pengunjung menjadi salah satu faktor kunci di balik kesuksesan finansial ini. Johny Tangkere merinci bahwa total kunjungan selama kegiatan berlangsung mencapai 44.000 orang, dengan rata-rata 5.500 pengunjung setiap harinya.
Puluhan ribu pengunjung ini memadati area pameran untuk berbelanja produk-produk lokal maupun menikmati berbagai hiburan yang disediakan. Selain itu, acara ini juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah, menyumbang sebesar Rp65 juta yang berasal dari retribusi parkir, sewa lahan, sewa tenda bazar, hingga penggunaan daya listrik oleh para peserta pameran.
Kolaborasi Lintas Sektor dan Dampak Sosial Komunitas
Keberhasilan Sampit Expo 2026 tidak lepas dari kolaborasi aktif antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak. Pelaku usaha, UMKM, dan mitra dagang bersinergi untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang dinamis dan inklusif.
Dalam upaya menunjukkan kepedulian sosial, pemerintah daerah bekerja sama dengan Bulog Kotim, Dinas Perdagangan, dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim menyelenggarakan operasi pasar murah. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Sebanyak 1.000 paket sembako yang berisi beras, gula, minyak goreng, dan susu kental manis telah disalurkan kepada masyarakat melalui sinergi ini. Langkah ini tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menjaga stabilitas harga komoditas penting di pasaran.
Ragam Acara Budaya dan Kreatif
Selain pameran ekonomi, kemeriahan Sampit Expo 2026 juga diwarnai oleh beragam kegiatan budaya dan kreatif yang menarik. Festival Budaya Habaring Hurung menjadi salah satu daya tarik utama, menampilkan 17 atraksi kesenian tradisional yang memukau.
Berbagai lomba kerajinan tangan juga diselenggarakan di gedung indoor, menyoroti kekayaan budaya dan keterampilan lokal. Selain itu, Pameran Gelora Kriya Dekranasda turut memeriahkan acara dengan kompetisi kreatif seperti lomba menjawet, ecoprint, hingga lomba mewarnai, yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim, Johny Tangkere, berharap kualitas penyelenggaraan Sampit Expo dapat terus ditingkatkan setiap tahunnya. Tujuannya adalah agar manfaat dari kegiatan ini semakin dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun pelestarian budaya.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5158422/original/012721900_1741665141-kata-kata-untuk-stop-bullying.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475190/original/073855700_1768554990-TPA_Benowo_mengubah_sampah_menjadi_energi_listrik.jpeg)
















