00:0001:00
player-back
backward-5s
play
forward-5s
player-next
Rusuh di Iran
Krisis ekonomi di Iran kini mencapai titik kritis setelah nilai mata uang nasional, rial, jatuh ke level terendah sepanjang sejarah. Akibatnya terjadi kerusuhan yang melibatkan mahasiswa, pekerja, dan kelompok lain. Reza Pahlavi, putra dari Shah terakhir Iran, menjadi sosok sentral dalam demonstrasi ini. Otoritas Iran pun melakukan langkah represi, yakni mematikan internet dan menindak tegas massa. LSM Iran Human Rights yang berbasis di Norwegia menyebut sedikitnya 648 orang tewas dalam gelombang protes ini, termasuk sembilan anak-anak, dengan ribuan lainnya terluka. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan opsi "sangat keras" untuk menghukum Iran atas tindakan represif terhadap para demonstran.
ai-lineDirangkum oleh AI dan ditinjau oleh Tim Redaksi kumparan pada 14 Jan 2026, 16:07 WIB
Bagikan:
Trending Now