4 Orang Ditangkap Terkait Demo Ricuh di Depan DPRD Madiun

1 September 2025 19:30 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
4 Orang Ditangkap Terkait Demo Ricuh di Depan DPRD Madiun
Demo ricuh di depan gedung DPRD Kota Madiun, Jalan Taman Praja, pada Sabtu (30/8) sore. Massa melempari batu dan botol air ke arah Gedung DPRD tersebut.
kumparanNEWS
Demo ricuh di depan gedung DPRD Kota Madiun Jalan Taman Praja, pada Sabtu (30/8/2025). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Demo ricuh di depan gedung DPRD Kota Madiun Jalan Taman Praja, pada Sabtu (30/8/2025). Foto: Dok. Istimewa
Polisi mengamankan 4 orang terkait demo ricuh di depan gedung DPRD Kota Madiun, Jalan Taman Praja, pada Sabtu (30/8) sore. Saat itu, massa melempari batu dan botol air ke arah Gedung DPRD.
Massa juga sempat melakukan pelemparan bom molotov ke halaman DPRD Kota Madiun. Namun, langsung dipadamkan oleh polisi yang berjaga.
Massa juga merusak sejumlah fasilitas DPRD, seperti pagar, papan nama, kaca pintu ruang paripurna, dan beberapa fasilitas umum di sekitar lokasi.
Demo ricuh di depan gedung DPRD Kota Madiun Jalan Taman Praja, pada Sabtu (30/8/2025). Foto: Dok. Istimewa
Atas peristiwa itu, Polres Madiun saat ini tengah menyelidiki aksi yang berujung kericuhan itu.
Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidillah, mengatakan dalam aksi itu, massa diduga mengambil barang-barang. Namun, belum diketahui barang apa saja yang diambil.
"Dalam penyelidikan dengan proses pengumpulan bukti bukti terhadap pelaku pengerusakan penjarahan," kata Ubaidillah, Senin (1/9).
Ubaidillah menyampaikan, pihaknya mengamankan 4 orang dalam peristiwa kericuhan demo itu. Mereka diketahui masih di bawah umur.
"Telah dilakukan pembinaan dengan memanggil kedua orang tua, pihak kelurahan, guru sekolah, serta didampingi Bhabinkamtibmas," ucapnya.
***
PESAN REDAKSI:
Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.
Trending Now