Istri Penumpang Ungkap Manifes KMP Tunu Pratama Diduga Lebih dari 65 Orang

4 Juli 2025 15:37 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Istri Penumpang Ungkap Manifes KMP Tunu Pratama Diduga Lebih dari 65 Orang
"Nama suami saya Fauzi Bin Awam. Dia tidak masuk dalam data manifes. Hanya sopirnya saja (yang terdata)," kata Yatini.
kumparanNEWS
Yatini, istri dari Fauzi Bin Awam, salah satu korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Yatini, istri dari Fauzi Bin Awam, salah satu korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali. Foto: Dok. Istimewa
KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali diduga mengangkut lebih dari 65 orang. Diduga ada penumpang kapal yang tidak terdata dalam manifes.
Salah satu penumpang yang tidak terdata manifes yakni suami Yatini, Fauzi Bin Awam. Yatini yang merupakan warga Banyuwangi itu menceritakan bahwa suaminya hendak ke Malaysia dari Bandara Ngurah Rai, Bali.
Untuk menuju Ngurah Rai, suaminya itu berangkat naik travel dari Kecamatan Genteng, Banyuwangi, kemudian naik KMP Tunu Pratama Jaya menyeberangi Selat Bali.
"Suami saya sebagai penumpang travel, dari Genteng, Banyuwangi mau ke Bandara Ngurah Rai, Bali. Dia mau ke Malaysia, dia asli orang Malaysia," kata Yatini, Jumat (4/7).
Sejak ia mendapat kabar KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam, suaminya tidak masuk dalam 53 data manifes penumpang.
Yatini kini masih menunggu di Pelabuhan Ketapang, menanti kabar akan suaminya dengan pasrah. Ia berdoa suaminya segera ditemukan.
Daftar korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Kamis (3/7/2025). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO
Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya rute Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7) pukul 23.35 WIB atau Kamis (3/7) pukul 00.35 WITA.
Sebelum ada temuan Yatini, data manifes kapal milik PT Pasca Dana Sundari itu adalah terdapat 53 penumpang dan 12 kru. Kapal diduga tenggelam akibat kebocoran di ruang mesin, lalu berujung terbalik.
Hingga kini, 29 orang selamat, 6 orang tewas, 30 orang masih hilang.
Keluarga korban menangis saat menanti kabar pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali di Posko pengaduan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (3/7/2025). Foto: Stringer/AFP
Trending Now