Kapolri Dalami Isu Pelaku Peledakan SMAN 72 Korban Bullying: Upaya Ungkap Motif

8 November 2025 17:39 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Dalami Isu Pelaku Peledakan SMAN 72 Korban Bullying: Upaya Ungkap Motif
"Itu salah satu yang kita kumpulkan, terkait bagian dari upaya kita mengungkap motif," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
kumparanNEWS
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjenguk korban ledakan di SMAN 72 Jakarta di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu (8/11/2025). Foto: Dok. Humas Polri
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjenguk korban ledakan di SMAN 72 Jakarta di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu (8/11/2025). Foto: Dok. Humas Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons soal isu bahwa terduga pelaku peledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, adalah korban bullying.
"Itu salah satu yang kita kumpulkan, terkait bagian dari upaya kita mengungkap motif," kata Sigit kepada wartawan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta, Sabtu (8/11).
Sigit melanjutkan, "Artinya informasi-informasi yang terkait yang bisa mendukung proses kita untuk mendapatkan gambaran motif, tentunya, namun sekali lagi secara lengkap akan kita rilis karena kita sedang dalam tahap mengumpulkan semua informasi yang ada."
Ledakan tersebut terjadi di masjid sekolah pada Jumat siang (7/11), sesaat sebelum Salat Jumat dimulai.
Pada Jumat sore sampai malam, selama 7 jam, polisi menggeledah rumah seorang siswa yang beralamat di Cilincing, Jakut.
Dari penggeledahan, polisi menyita serbuk "ledakan" dan dus bergambar pistol.
"Ditemukan beberapa bukti pendukung yang tentunya ini sedang kita kumpulkan. Ada tulisan, ada barang bukti serbuk yang diperkirakan menimbulkan potensi terjadinya ledakan, catatan-catatan lain kita kumpulkan, termasuk memeriksa medsos, keluarga, semuanya," kata Sigit.
Ledakan itu melukai 96 siswa. Hingga kini, masih ada 29 orang korban yang dirawat di RS.
Trending Now