Khofifah soal Grahadi Dibakar: Ternyata Dilempari Molotov

1 September 2025 16:21 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Khofifah soal Grahadi Dibakar: Ternyata Dilempari Molotov
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyayangkan aksi unjuk rasa di Jatim diwarnai dengan pembakaran salah satu gedung cagar budaya. Ada yang melempar molotov.
kumparanNEWS
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Istana Negara pada Senin (1/9/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Istana Negara pada Senin (1/9/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyayangkan aksi unjuk rasa di Jatim diwarnai dengan pembakaran salah satu gedung cagar budaya.
“Tentu itu bagian dari cagar budaya, kita semua prihatin bahwa bagian barat gedung Grahadi ternyata dilempari molotov,” kata Khofifah kepada wartawan di Istana Negara pada Senin (1/9).
Gedung Grahadi menjadi salah satu bangunan yang menjadi objek amuk massa saat aksi unjuk rasa pada Sabtu (30/8) malam. Ia menyebut, saat ini bagian yang terbakar itu sudah dilakukan sekat untuk diidentifikasi.
“Karena proses pelemparan bom molotov itu semua bisa teridentifikasi,” ujarnya.
Massa terlibat kericuhan hingga membakar barang di depan Gedung Grahadi Surabaya, Sabtu (30/8/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
Sementara itu, usai aksi tersebut, Khofifah mengaku sudah mendengar aspirasi para peserta unjuk rasa. Salah satunya adalah soal permintaan pembebasan orang yang ditahan oleh Kepolisian.
“Saya tanya mereka menuntut apa, oh kawan-kawannya yang sedang ditahan di Polrestabes supaya dikeluarkan, saya pun bertelepon dengan Pak Kapolda di depan mereka,” ungkapnya.
“Jadi yang malam itu sampai dini hari ya sampai setengah 2, yang anggota keluarganya sudah datang menjemput semua dipulangkan,” tambah dia.
Trending Now