Kisah Penumpang KMP Tunu Pratama Selamat Berkat Jaket Pelampung Tercecer di Laut
3 Juli 2025 19:16 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
Kisah Penumpang KMP Tunu Pratama Selamat Berkat Jaket Pelampung Tercecer di Laut
"Jaket pelampung yang tercecer di laut, saya menemukan jaket pelampung tidak tahu dari mana, langsung saya pakai," kata Saiful Munir.kumparanNEWS


Saiful Munir, penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya, menceritakan momen dia diselamatkan jaket pelampung saat terjadi kecelakaan maut kapal tersebut di Perairan Selat Bali.
"Jaket pelampung yang tercecer di laut, saya menemukan jaket pelampung tidak tahu dari mana, langsung saya pakai," kata Saiful saat ditemui wartawan di ruang VIP Pelabuhan Gilimanuk, dilansir Antara, Kamis (3/7).
Ruang VIP pelabuhan yang berlokasi di Kabupaten Jembrana, Bali, tersebut memang dijadikan pos terpadu untuk musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.
Saiful pun terombang-ambing di laut, dan diselamatkan di perairan Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.
KMP Tunu Pratama Jaya rute Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7) pukul 23.35 WIB atau Kamis (3/7) pukul 00.35 WITA.
Kapal milik PT Pasca Dana Sundari yang membawa 53 penumpang dan 12 kru ini diduga tenggelam akibat kebocoran di ruang mesin, lalu berujung terbalik.
Hingga kini, 31 orang selamat, 5 orang tewas, 29 orang masih hilang.
