KPK: Tim Penyidik Kasus Kuota Haji Masih di Arab Saudi, Pulang Akhir Pekan Ini
3 Desember 2025 19:50 WIB
·
waktu baca 3 menit
KPK: Tim Penyidik Kasus Kuota Haji Masih di Arab Saudi, Pulang Akhir Pekan Ini
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan tim penyidik yang tengah melakukan pendalaman kasus dugaan korupsi kuota haji di Arab Saudi diperkirakan kembali ke Indonesia akhir pekan ini.kumparanNEWS

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan tim penyidik yang tengah melakukan pendalaman kasus dugaan korupsi kuota haji di Arab Saudi diperkirakan kembali ke Indonesia akhir pekan ini.
Tim masih bekerja mengumpulkan data dan memastikan kondisi di lapangan sesuai dengan dugaan yang sedang diselidiki.
“Sampai saat ini tim masih ada di luar negeri. Mereka sedang mengumpulkan data, mengecek lokasi, dan berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi untuk bisa memastikan bahwa terkait dugaan-dugaan yang sedang didalami oleh penyidik itu sesuai dengan kondisi di lapangannya,” kata Setyo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (3/12).
Ia menegaskan kepulangan tim diperkirakan masih membutuhkan waktu.
“Harapan kami, mereka mungkin diperkirakan baru minggu depan ya, atau mungkin minggu ini, akhir minggu ini lah baru pulang ke Indonesia,” ujarnya.
Setyo menjelaskan laporan lengkap dari tim akan menjadi dasar pengambilan keputusan lanjutan oleh pimpinan KPK.
“Nah, setelah itu baru nanti laporannya pasti akan kami kaji, dilaporkan kepada pimpinan. Nah, dari situlah apakah ada tindak lanjut untuk pemeriksaan atau mungkin ada kegiatan tambahan dan lain-lain, keputusannya adalah setelah itu,” katanya.
Setyo menilai panjangnya proses penetapan tersangka ini bersifat relatif.
“Cepat atau lambat, atau lama, ya relatif. Karena kalau misalkan kita percepat tapi kemudian secara pembuktian masih ada yang kurang, ya nanti kekhawatirannya kan malah proses penyidikannya akan sedikit banyak membuat tambahan pekerjaan buat para penyidik,” tuturnya.
Ia menambahkan rombongan penyidik tidak hanya terdiri dari penyidik, tetapi juga penuntut agar seluruh rangkaian penyidikan hingga penuntutan dapat berjalan mulus.
“Ini kan kegiatan bukan hanya penyidik saja ya, ada penuntutnya juga itu yang berangkat. Jadi sejak awal mereka sudah berkoordinasi untuk bisa memastikan jalannya proses penyidikan ini mulus sampai nanti pada tahap penuntutan,” kata Setyo.
Terkait dugaan keterlibatan travel agent, Setyo menyebut pihaknya akan mendalami oknum-oknum di baliknya.
“Tapi di sinilah kita mau memastikan, apakah ini memang permintaan datangnya dari bawah, atau memang ada keinginan dari atas. Atau mungkin istilahnya itu dari pihak penyelenggara negara atau pemerintah, dalam hal ini kementerian, oknum-oknumnya itu yang mengkondisikan,” ucapnya.
Sebelumnya, tim penyidik KPK berangkat ke Arab Saudi untuk melakukan pendalaman terkait dugaan korupsi kuota haji.
“Penyidik sudah berangkat, sudah berada di sana,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, kepada wartawan, Senin (1/12).
Asep menjelaskan, tim akan mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di sana. Setelahnya, tim penyidik juga akan bertandang ke Kementerian Haji Arab Saudi.
“Kenapa ke Kementerian Hajinya? Tentunya berkaitan dengan masalah pemberian kuota hajinya dan ketersediaan fasilitas dan lain-lainnya. Secara umumnya begitu,” jelas Asep.
Asep menjelaskan, pengecekan langsung ke Arab Saudi dilakukan untuk memastikan ketersediaan tempat dan akomodasi pasca adanya kuota tambahan yang diberikan bagi Indonesia.
Sebab, kata Asep, muncul asumsi pembagian 20 ribu kuota haji tambahan menjadi 50%-50% bagi haji khusus dan reguler dalam rangka penyesuaian ketersediaan tempat dan akomodasi.
Belum ada tersangka yang ditetapkan KPK dalam kasus ini.
