Menko Polkam soal Ledakan SMA 72: Ada Korban Luka, Penyebab Masih Dicari

7 November 2025 15:44 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Polkam soal Ledakan SMA 72: Ada Korban Luka, Penyebab Masih Dicari
Menko Polkam Djamari Chaniago menanggapi ledakan di SMA 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.
kumparanNEWS
Menko Polkam Djamari Chaniago di Istana Negara, Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Polkam Djamari Chaniago di Istana Negara, Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Menko Polkam Djamari Chaniago menanggapi insiden ledakan di SMA 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang terjadi Jumat (7/11) siang.
Ia menyebut, dirinya mendapat laporkan adanya korban luka. Namun penyebab ledakan masih ditelusuri.
โ€œYa sedang didalami lah ya. Baru kita lihat tempatnya kan di situ, terus ada beberapa yang terluka. Sedang dicari apa penyebabnya,โ€ kata Djamari kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta pada Jumat (7/11).
Ia mengatakan, masih mendalami terkait motif kejadian tersebut. Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus sudah sudah berada di lokasi untuk menelusuri lebih lanjut.
"Sekarang sedang diolah di situ dengan Kapolda dan Dandim dan Wamen saya juga ada di sana,โ€ ujarnya.
Suasana di lokasi ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Suasana di lokasi ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengatakan, total korban luka imbas ledakan ini 54 orang.
"Data kita terima, sekitar 54 orang, mungkin ada luka ringan, sedang, ada sudah pulang," ucap Asep.
Korban luka dirawat di RS Islam Cempaka Putih dan RS Yarsi.
"Penanganan saat ini di Polda, RS Islam, langkah-langkah buat posko di rumah sakit Yarsi dan RS Islam Cempaka Putih, membantu keluarga koran untuk cari anak-anak yang sedang dirawat," kata Asep.
Sementara terkait penyebab ledakan, Asep belum memberikan keterangan.
Trending Now