Novia, Ibu Hamil yang Tewas saat Kebakaran Gedung Terra Drone Melahirkan Januari

9 Desember 2025 19:36 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Novia, Ibu Hamil yang Tewas saat Kebakaran Gedung Terra Drone Melahirkan Januari
Sepupu korban mengungkapkan kondisi kehamilan korban sebelum meninggal dunia dalam kebakaran.
kumparanNEWS
Petugas mengevakuasi korban kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas mengevakuasi korban kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Salah satu korban dalam kebakaran gedung Terra Drone, Jakarta Pusat, ialah seorang wanita hamil bernama Novia. Kehamilan korban ternyata sudah mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL).
Hal itu disampaikan sepupu korban, Prasetyo, saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa (9/12).
“Udah tua ya [usia kandungannya]. Kemungkinan Januari itu udah mau, udah HPL-nya ya,” kata Prasetyo kepada wartawan.
Korban diketahui terjebak di lantai 5 gedung saat kebakaran terjadi. Menurut Prasetyo, korban sempat berupaya turun ke bawah untuk menyelamatkan diri, namun akhirnya kembali ke lantai 5 karena asap semakin pekat.
“Iya di lantai 5. Mau turun ke lantai 1 karena api sudah berasap, balik lagi ke lantai 5 dan terjebak di situ,” ujarnya.
Tali dan tangga yang dipakai pegawai untuk menyelamatkan diri dari kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Ia menyebut korban ditemukan dalam kondisi utuh. “Dari kondisinya sih alhamdulillah aman ya, maksudnya masih utuh. Mungkin [kehabisan] oksigen, oksigen betul,” tambahnya.
Prasetyo mengatakan korban berusia sekitar 25 tahun dan sedang mengandung anak pertama. Meski sudah hamil besar, korban disebut masih bekerja seperti biasa di Terra Drone.
“Udah hamilnya, udah hamil besar ya. Kerja, lagi kerja kondisinya,” ujar Prasetyo.
Gedung Terra Drone yang terbakar di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Saat mendapat kabar duka, keluarga langsung menuju RS Polri. Prasetyo mengatakan ia dihubungi oleh mertuanya sekitar pukul 15.30 WIB.
“Tadi sih saya lagi di jalan info dapat kabar dari mertua itu jam setengah 4 an lah kalo gasalah. Iya langsung ke sini jemput mertua dulu langsung ke sini,” jelasnya.
Ia menuturkan suami korban juga berada di RS Polri bersama keluarga lainnya. Korban rencananya akan dimakamkan di Lampung, kampung halaman sang istri.
“Tadi sih dapat kabar barusan emang mau direncanain mau dimakamin di Lampung. Mungkin besok kali ya, kemungkinannya,” ucapnya.
Saat ini keluarga masih menunggu proses identifikasi di Instalasi Forensik RS Polri. Terlihat suami Novia, tak sanggup menahan tangisnya sejak ia tiba di RS Polri.
Isak tangis suami dari N, ibu hamil, yang menjadi korban kebakaran Terra Drone, di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
“Tadi sih belum, belum tahu ya. Maksudnya tadi sih emang masih menunggu sih hasilnya,” kata Prasetyo.
Sebanyak 22 orang meninggal dunia dalam kebakaran yang terjadi pada Selasa (9/12) siang. Mereka telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
“Ada korban wanita hamil. Salah satu korban adalah wanita hamil,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, kepada wartawan di lokasi kejadian.
Novia Nurwana, alumni FT Unila, korban kebakaran gedung Terra Drone, Selasa (9/12/2025). Foto: Instagram/@official_ftunila
Update:
Novia yang bernama lengkap Novia Nurwana merupakan sarjana Teknik Kimia dari FT Universitas Lampung (Unila). FT Unila menyatakan belasungkawa atas kematian alumninya dalam kebakaran tersebut.
Trending Now