Polisi Ungkap Peran Ayu Puspita dan Dimas di Kasus Penipuan WO

9 Desember 2025 14:22 WIB
Β·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi Ungkap Peran Ayu Puspita dan Dimas di Kasus Penipuan WO
Polisi menjelaskan peran Ayu Puspita dan Dimas, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan dan penipuan wedding organizer.
kumparanNEWS
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, saat ditemui di Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (9/8). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, saat ditemui di Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (9/8). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Polres Metro Jakarta Utara menahan Ayu Puspita dan salah satu karyawannya, Dimas, sebagai tersangka kasus penipuan jasa wedding organizer (WO).
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, menjelaskan kedua tersangka memiliki peran berbeda dalam menjalankan operasional WO tersebut.
β€œPada hari ini, kami dari Polres Metro Jakarta Utara sudah menetapkan dua orang tersangka dengan inisial A, perempuan, dan D, laki-laki,” kata Erick kepada wartawan di Mapolres Jakarta Utara, Selasa (9/12).
Polisi menetapkan Ayu Puspita, pemilik wedding organizer (WO) di Jakarta Timur, sebagai tersangka kasus penipuan. Foto: Instagram/@alfiannurrizal.id
Erick mengatakan, Ayu merupakan pemilik atau penanggung jawab, dan Dimas sebagai pegawai WO tersebut.
β€œPeran mereka, yaitu A sebagai penanggung jawab dari semua kegiatan, kemudian D yang membantu melaksanakan seluruh kegiatan tersebut, yang aktif membantu,” jelas Erick.
Ia menambahkan, tiga orang lain yang sebelumnya diamankan masih menjalani pemeriksaan.
β€œUntuk tiga orang lagi yang kami amankan masih pemeriksaan mendalam karena kami saat ini masih mengumpulkan barang bukti. Kemudian masih memeriksa banyaknya korban atau pelapor yang mencapai jumlah 87 orang,” ujar Erick.
Namun ketiganya belum ditetapkan sebagai tersangka. β€œIni masih running, belum semuanya kami selesaikan pemeriksaan dan kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini,” sambung dia.
Erick juga memastikan hubungan antara Ayu dan Dimas bukan pasangan suami istri.
β€œBukan, A dan D statusnya owner dan pegawai,” tegasnya.

Bujuk Korban

Sementara Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, merinci lebih jauh peran keduanya.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar saat ditemui di Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (9/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Saat ditanya apakah Dimas merupakan bagian dari tim pemasaran, Onkoseno menyebut perannya masih didalami.
β€œUntuk perannya masih kita dalami ya, untuk statusnya dia apa perannya. Tapi apa yang dilakukan tadi saya sampaikan,” ujarnya.
Ia menyebut ada informasi bahwa keduanya merupakan sepupu, namun belum dapat dipastikan.
β€œItu kita masih kita crosscheck lagi, ya. Infonya sih sepupu ya, tapi nanti kita dalami lagi,” kata Onkoseno.
Suasana terkini Ayu Puspita Wedding Service, wedding organizer (WO) yang diduga melakukan penipuan di Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (8/12/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Dijerat Pasal Penipuan dan Penggelapan

Owner Wedding Organizer By Ayu Puspita, yakni Ayu Puspita, telah ditetapkan menjadi tersangka oleh polisi.
Ia dan Dimas dijerat Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman penjara 4 tahun.
β€œ372 dan 378 KUHP,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, saat dikonfirmasi pada Selasa (9/12).
Keduanya kini tengah ditahan di Polres Jakarta Utara.
β€œJadi untuk Ayu dan Dimas itu kita lakukan penahanan di Polres Jakarta Utara,” ucapnya.
Kasus penipuan ini ternyata sudah berlangsung sejak tahun 2024 lalu. Namun korban baru melaporkannya ke polisi pada 7 Desember. Kerugian yang dialami tiap korban berkisar antara Rp 40 juta hingga ratusan juta rupiah.
Trending Now