Tangis Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone di Depan Gedung DVI RS Polri

9 Desember 2025 18:39 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tangis Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone di Depan Gedung DVI RS Polri
RS Polri tampak ramai oleh keluarga korban kebakaran Gedung Terra Drone yang datang untuk mencari informasi mengenai anggota keluarga mereka.
kumparanNEWS
Isak tangis keluarga korban kebakaran Terra Drone di depan gedung DVI RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Isak tangis keluarga korban kebakaran Terra Drone di depan gedung DVI RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Suasana duka menyelimuti area depan Gedung Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa (9/12).
Lokasi itu tampak ramai oleh keluarga korban kebakaran Gedung Terra Drone yang datang untuk mencari informasi mengenai anggota keluarga mereka.
Sebagian keluarga sudah berada di dalam gedung yang dijaga petugas keamanan. Namun, pantauan kumparan pada pukul 17.58 WIB menunjukkan masih ada beberapa keluarga yang menunggu di depan gedung.
Beberapa di antaranya terlihat menangis, dengan mata sembab, dan saling berbincang. Ada juga yang sempat pingsan saat tiba di RS Polri untuk mencari tahu keberadaan anggota keluarganya.
Isak tangis keluarga korban kebakaran Terra Drone di depan gedung DVI RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
Tak lama kemudian, mereka masuk ke dalam gedung DVI. Dari balik pintu kaca, tampak sejumlah orang duduk mengemper di lantai, menunggu proses selanjutnya dari pihak rumah sakit.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono, meminta keluarga yang mencari informasi untuk melapor ke lokasi yang telah disiapkan.
“Adapun keluarga yang merasa kehilangan keluarga, bisa melapor ke Rumah Sakit Bhayangkara tingkat satu Pusdokkes Polri di gedung DVI, yaitu sebelah kantinnya Rumah Sakit Bhayangkara tingkat Satu Pusdokkes Polri,” ujar Prima di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12).
Salah satu keluarga korban kebakaran Terra Drone jatuh pingsan saat tiba untuk menjenguk jenazah di RS Polri, Jakarta, Selasa (9/12/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Sebelumnya, total 22 orang meninggal dunia dan sudah dievakuasi dari dalam Gedung Terra Drone, Jakarta Pusat, yang terbakar pada Selasa (9/12). Jenazah sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
“Korban terbaru 22 orang,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, di lokasi kebakaran.
Ia mengatakan, ke-22 korban tewas terdiri dari 7 orang laki-laki dan 15 orang perempuan.
Susatyo juga menambahkan ada sejumlah anggotanya yang terluka karena terkena pecahan kaca gedung yang dibobol ketika proses pencarian sedang dilakukan.
Gedung Terra Drone yang terbakar di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
“Asap masih pekat, petugas masih kesulitan untuk masuk ke dalam,” ucap dia.
Sementara itu, sambung Susatyo, terdapat 54 orang yang selamat dari insiden itu. Total karyawan sendiri sebanyak 76 orang.
Mereka selamat usai naik ke lantai paling atas gedung kemudian turun ke bawah lewat bagian samping gedung dengan menggunakan tali dan tangga.
“Kebanyakan korban selamat adalah yang naik ke rooftop dan loncat ke gedung yang di sebelahnya,” ucap dia.
Trending Now