Trump: Khamenei Target Mudah, Kami Tahu di Mana Dia Bersembunyi

18 Juni 2025 11:52 WIB
Β·
waktu baca 1 menit
Trump: Khamenei Target Mudah, Kami Tahu di Mana Dia Bersembunyi
Presiden Amerika Serikat (AS) Donlad Trump menyebut Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebagai target mudah.
kumparanNEWS
Presiden AS Donald Trump melambaikan tangan saat berjalan menuju Helikopter Marine One di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (22/5/2025). Foto: Mandel Ngan/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump melambaikan tangan saat berjalan menuju Helikopter Marine One di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (22/5/2025). Foto: Mandel Ngan/AFP
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebagai target mudah. Tetapi, Trump mengatakan tak mau membunuh Khamenei saat ini.
Komentar yang disampaikan Trump lewat unggahan di Truth disampaikan saat eskalasi antara Iran dan sekutu dekat AS, Israel, memuncak. Trump kemudian meminta Iran menyerah tanpa syarat.
Permintaan itu dilontarkan Trump demi menjawab pertanyaan apakah AS akan bergabung bersama Israel menyerang Iran.
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Foto: Official Khamenei website via REUTERS
β€œKami tahu persis di mana yang mereka sebut Pemimpin Tertinggi bersembunyi. Dia target mudah, tapi dia aman di sana. Kami tidak akan menghabisinya setidaknya untuk saat ini,” kata Trump pada Selasa (17/6) seperti dikutip dari AFP.
β€œKami tak ingin rudal kami mengenai warga sipil, atau tentara AS. Kesabaran kami mulai menipis. Terima kasih atas perhatian kalian atas masalah ini,” sambung dia.
Terpisah, Trump menekankan AS tak ingin terlibat dalam konflik Israel-Iran. Oleh sebab itu, Trump meminta Iran mengakhiri seluruh program pengembangan nuklirnya.
Adapun selang beberapa saat setelah komentar Trump, Khamenei lewat unggahan X menyatakan pertempuran melawan Israel baru dimulai.
β€œKita harus memberikan tanggapan yang tegas terhadap rezim teroris Zionis. Kita tidak akan menunjukkan belas kasihan kepada Zionis," kata Khamenei.
Trending Now