Trump Klaim Dihubungi Iran Buat Negosiasi: Sudah Sangat Terlambat

18 Juni 2025 22:04 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Trump Klaim Dihubungi Iran Buat Negosiasi: Sudah Sangat Terlambat
Trump mengatakan telah dihubungi Iran untuk kembali bernegosiasi.
kumparanNEWS
Mantan Presiden AS Donald Trump tertunduk usai hakim memutuskan dia bersalah atas seluruh 34 dakwaan dalam persidangan pidananya di Mahkamah Agung Negara Bagian New York di New York, New York, AS, 30 Mei 2024. Foto: JUSTIN LANE/Pool melalui REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Presiden AS Donald Trump tertunduk usai hakim memutuskan dia bersalah atas seluruh 34 dakwaan dalam persidangan pidananya di Mahkamah Agung Negara Bagian New York di New York, New York, AS, 30 Mei 2024. Foto: JUSTIN LANE/Pool melalui REUTERS
Presiden AS Donald Trump kembali memberikan pernyataan terkait konflik Iran vs Israel. Trump mengeklaim telah dihubungi Iran untuk bernegosiasi.
Trump sejak dua bulan lalu sudah 'mengultimatum' Iran dan memberi tenggat waktu 60 hari untuk menghentikan pengembangan nuklir. Namun, Iran tak kunjung mendengar permintaan AS hingga akhirnya terjadi serangan dari Israel.
"Sudah sangat terlambat untuk berbicara. Saya tidak tahu -- ada perbedaan besar antara sekarang dan satu minggu lalu," kata Trump di Gedung Putih, dikutip dari CNN, Rabu (18/6).
Trump kemudian ditanya apakah telah memutuskan terkait intervensi militer AS di Iran. Namun, Trump tidak memberikan jawaban pasti.
"Anda tidak tahu apakah saya akan melakukannya. Anda tidak tahu. Saya mungkin akan melakukannya, mungkin juga tidak. Tidak ada yang tahu apa yang akan saya lakukan," katanya.
"Tapi yang bisa saya katakan adalah Iran punya banyak masalah dan mereka ingin bernegosiasi. Dan saya bilang, kenapa anda tidak bernegosiasi dengan saya sebelum semua kematian dan kerusakan ini," lanjutnya.
Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi bangunan yang rusak setelah serangan Israel, di Teheran, Iran, Jumat (13/6/2025). Foto: Majid Asgaripour / WANA / via REUTERS
AS telah memberikan dukungan pertahanan kepada Israel sejak saling serang dengan Iran dimulai minggu lalu. Trump kembali menggunakan kata "kami" untuk menggambarkan tindakan militer di Iran.
"Tidak ada yang selesai sampai benar-benar selesai. Perang itu sangat rumit. Banyak hal buruk bisa terjadi. Banyak perubahan yang terjadi. Jadi saya tidak tahu. Saya tidak bilang kita sudah menang. Saya mengatakan kita akan membuat banyak kemajuan," tuturnya.
Lebih lanjut, Trump mengatakan konflik mungkin akan segera berakhir. Dia mengatakan, pada satu titik tidak tahu sampai kapan konflik ini akan berlangsung.
"Minggu depan akan jadi sangat penting. Mungkin kurang dari (satu) minggu," pungkasnya.
Trending Now