Usai Rangkaian Demo Ricuh, Polri Pastikan Situasi Jakarta Kini Kondusif

1 September 2025 13:55 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Usai Rangkaian Demo Ricuh, Polri Pastikan Situasi Jakarta Kini Kondusif
Patroli gabungan TNI-Polri disebut menjadi bagian dari upaya untuk menjaga keamanan Ibu Kota.
kumparanNEWS
Karo Wabprof Divpropam Polri Brigjen Pol Agus Wijayanto memberikan keterangan pers terkait 7 anggota Brimob terduga penabrak ojek online saat unjuk rasa di Divhumas Polri, Jakarta, Senin (1/9/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Karo Wabprof Divpropam Polri Brigjen Pol Agus Wijayanto memberikan keterangan pers terkait 7 anggota Brimob terduga penabrak ojek online saat unjuk rasa di Divhumas Polri, Jakarta, Senin (1/9/2025). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Polri memastikan situasi Jakarta saat ini dalam kondisi kondusif usai rangkaian aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa hari terakhir. Patroli gabungan TNI-Polri disebut sebagai bagian dari upaya untuk menjaga keamanan Ibu Kota.
“Situasi saat ini kondusif, rekan-rekan, mungkin rekan-rekan ikut serta sebagian melihat, khususnya di DKI Jakarta,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam konferensi pers di Divhumas Polri, Senin (1/9).
Trunoyudo menyebut, Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya telah menggelar patroli skala besar pada Minggu (31/8). Upaya tersebut diklaim berhasil menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat.
TNI datangi massa demo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (29/8). Foto: Jonathan Devin/kumparan
“Di daerah Jakarta kemarin dari Polda Metro Jaya, dan Kodam Jaya melakukan patroli skala besar, dan kemudian kita bisa lihat saat ini dan merasakan tentunya, langkah-langkah dari preentif, preventif, tentunya ada penegakan hukum ini juga dalam rangka mewujudkan suatu rasa aman dan nyaman yang menjaga kehidupan sosial masyarakat maupun berbangsa dan negara. Secara nasional ini, terus dilakukan, artinya saat ini kondusif,” jelasnya.
Ia menambahkan, masyarakat yang sempat terhambat aktivitas kini sudah kembali beraktivitas normal.
“Yang kembali bekerja saat ini sudah kembali bekerja semua sudah bisa merasakan,” ucap Trunoyudo.
Massa membakar pembatas jalan saat aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Untuk diketahui, rangkaian aksi besar di Jakarta dimulai dari Senin (25/8), berlanjut hari Kamis (28/8) hingga Minggu (31/8) dini hari.
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan sebanyak 1.240 orang telah ditangkap terkait aksi anarkistis yang terjadi saat demo di Jakarta.
Massa yang diamankan mayoritas berasal dari luar Jakarta, termasuk Jawa Barat dan Banten.
“Perlu kami sampaikan bahwa untuk saat ini Polda Metro Jaya dari mulai awal kejadian sampai saat ini sudah menangkap sekitar 1.240 (orang) yang mana mereka berasal dari wilayah luar Jakarta,” ujar Asep di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (1/9).
“Ada yang dari Jawa Barat, ada yang dari Jawa, dari Banten. Dan yang untuk melakukan aksi perusakan atau penjarahan kami sudah mendeteksi,” tambahnya.
Trending Now