Anggota CIA tewas di Afghanistan

Tujuh warga Amerika yang bekerja untuk dinas intelejen CIA tewas karena serangan bom di Afghanistan. Ini merupakan peristiwa terburuk yang menimpa pegawai CIA sejak tahun 2001 lalu.
Menurut juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, salah seorang anggota mereka berhasil menyusup ke angkatan bersenjata Afghanistan, memasuki markas operasi Chapman tadi malam dengan bahan peledak yang diikatkan di badannya.
Mujadid menjelaskan kepada BBC anggota Taliban itu masuk ke pusat kebugaran dan meledakkan diri.
Seragam tentara
Anggota Taliban tersebut bisa masuk ke kompleks militer karena mengenakan seragam tentara Afghanistan dan memang bekerja untuk lembaga tersebut.
Pemerintah Amerika mengatakan, tujuh warga sipil yang tewas dalam ledakan ini adalah agen badan intelejen Amerika, CIA, atau kalau tidak, mereka adalah kontraktor CIA.

Markas operasi ini disebut-sebt sebagai pusat kegiatan CIA di Provinsi Khost. Bagi CIA Ini adalah korban terbesar yang jatuh dalam satu insiden tunggal sejak Oktober lalu.
Timbulkan kekhawatiran
Provinsi Khost merupakan salah satu pusat kekuatan Taliban dan menjadi sasaran serangan kelompok militan selama beberapa tahun belakangan.
Jumlah warga sipil asing sementara meningkat tajam setelah terjadinya peningkatan bantuan dana pembangunan di wilayah itu.
Warga sipil ini bekerja berdampingan dengan kalangan militer demi keamanan mereka.
Namun kenyataan bahwa penyerang bisa masuk ke kantor penting ini menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuan Amerika melindungi mereka sendiri, ketika mereka sedang menyiapkan strategi baru di Afghanistan.
Dalam perkembangan terpisah, empat tentara Kanada dan seorang tewas terkena ledakan bom di pinggir jalan di Kandahar pada Rabu pagi waktu setempat.





























