Pendukung Castro ganggu demo

Demo di Kuba
Keterangan gambar, Pendukung pemerintah meneriaki para pengunjuk rasa kaum wanita

Ratusan pendukung pemerintah Kuba mengejek anggota kelompok pegiat HAM "Ladies in White" yang berunjuk rasa di jalan-jalan di Havana.

Kaum wanita yang terdiri dari istri dan ibu para pembangkang yang dipenjara menggelar aksi protes selama seminggu pada peringatan penumpasan Black Spring 2003 yang dilakukan Fidel Castro.

Mereka menuntut pembebasan 30 pengkritik pemerintah yang masih ditahan.

Hari Rabu, polisi menangkap beberapa diantara para wanita ini yang dikenal sebagai "Damas de Blanco" karena berpakaian putih.

Aksi unjuk rasa hari Kamis yang merupakan keempat kalinya diikuti ibu Orlando Zapata yang meninggal bulan lalu setelah 85 hari aksi mogok makan di penjara.

"Kami menolak mereka karena mereka bertentangan dengan revolusi dan kami akan mempertahankan revolusi sampai akhir," ujar Yamile Gonzalez, salah seorang pendukung pemerintah.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Washington "kecewa bahwa aksi unjuk rasa damai diganggu Pemerintah Kuba".

Amnesty International mendesak Havana untuk menjamin keamanan kaum wanita dengan mengatakan mereka dipukuli polisi menyusul penangkapan hari Rabu.

Kuba menolak kritik itu dengan mengatakan para pembangkang adalah penjahat biasa yang dibayar Amerika untuk menggoyahkan pemerintah.