Ban Ki-moon dukung warga Gaza

Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa, Ban Ki-moon, berjanji untuk terus mendukung warga sipil Gaza yang menghadapi blokade Israel.
Hal itu dia sampaikan saat berkunjung ke Gaza untuk menyegarkan kembali proses perdamaian Timur Tengah.
"Pesan saya kepada warga Gaza adalah: PBB akan berdiri bersama anda dalam cobaan berat ini," tuturnya.
Ban mengatakan tertekan melihat kerusakan atas perumahan akibat serangan Israel 14 bulan lalu dan pembangunan tidak mungkin dikerjakan karena blokade.
Israel menerapkan blokade yang ketat ke Gaza setelah Hamas merebut kekuasaan pada Juni 2007.
Masuknya bahan bangunan yang amat dibatasi ke Gaza menghambat bantuan PBB dalam proyek pembangunan kembali perumahan.
Kunjungan Ban Ki-moon ke kawasan pemukiman di Gaza ini berlangsung ditengah-tengah meningkatnya ketegangan setelah Israel mengumumkan rencananya untuk membangun pemukiman baru di Jerusalem Timur.
Jalan non-kekerasan
Sekjen PBB mengatakan blokade yang diterapkan bersifat kontra produktif karena menghambat perdagangan yang sah dan pada sisi lain meningkatkan penyeludupan serta sikap ekstrimisme.
Dalam kunjungannya Ban mendesak agar warga Gaza memilih jalan non-kekerasan, persatuan Palestina, dan legitimasi internasional.
Dia juga meminta agar dilakukan pertukaran tahanan antara warga Palestina yang masih di penjara dengan tentara Israel Gilat Shilad, yang diculik oleh militan Palestina tahun 2006.
Kunjungan Ban selama dua hari ke Gaza ditujukan untuk menghidupkan kembali proses perdamaian dan berlangsung sebelum kunjungan utusan khusus Amerika Serikat untuk Timur Tengah, George Mitchell pada hari Minggu (21/03).
Mitchell akan berupaya untuk menengahi pembicaraan tidak langsung antara Israel dan Palestina.
Sementara itu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, akan berkunjung ke Washington dan direncanakan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton serta kemungkinan untuk bertemu dengan Presiden Barack Obama.





























