Pekerja tambang Cina terjebak

China Mining
Keterangan gambar, Seribu pekerja bantuan dikerahkan untuk mencari para penambang

Tim bantuan yang berupaya menyelamatkan 153 pekerja tambang yang terjebak di dalam lubang tambang batu bara di Cina mendengar tanda-tanda kehidupan.

Media milik pemerintah melaporkan bahwa para pekerja bantuan mendengar suara seperti orang yang memukuli pipa di lubang tambang di propinsi Shanxi, lima hari setelah lubang tambang itu dibanjiri air.

Awal minggu ini para pejabat mengatakan minimnya keselamatan dan peringatan bahaya yang tidak diindahkan menjadi penyebab kecelakaan itu.

"Semua orang merasa gembira karena artinya upaya penyelamatan mereka tidak sia-sia," ujar wartawan CCTV dalam laporannya.

Sementara itu seorang petugas penyelamat dikutip oleh kantor berita Associated Press bahwa ada laporan yang belum bisa dikonfirmasi mengenai suara yang terdengar dari dalam lubang tambang.

Para pejabat mengatakan banjir melanda ketika para para pekerja tambang membuka terowongan tua yang penuh air.

Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa sebagian besar pekerja yang dilaporkan terjebak adalah pekerja migran dari propinsi Shanxi, Hebei, Hunan dan Guizhou.

Pada hari Rabu, Badan Urusan Keselematan kerja Cina mengatakan tambang seluas 180 km persegi itu terlalu penuh dengan pekerja sementara para manajer tidak mengindahkan laporan mengenai air yang masuk ke lubang tambang.

Badan ini mengatakan operator tambang "melanggar peraturan dan kebijakan dalam melakukan tugasnya" dan tidak mengikuti peraturan untuk mencegah kebocoran.