Koran pro-Buruh tinggalkan Brown

Gordon Brown menundukkan kepala setelah terekam menyebut seorang pendukung 'perempuan picik'
Keterangan gambar, Minggu ini merupakan minggu yang penuh pukulan bagi PM Brown

Harapan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown untuk mempertahankan jabatannya dalam pemilu tanggal 6 Mei nanti kembali mendapat pukulan setelah dua surat kabar penting yang selama ini mendukung Partai Buruh mendukung kandidat lain.

Koran The Times yang sejak tahun 1992 mendukung Partai Buruh di bawah pimpinan Tony Blair, pada hari Sabtu mengumumkan bahwa mereka mendukung Partai Konservatif dalam pemilu kali ini.

Koran tersebut menganggap pemimpin partai David Cameron "telah menunjukkan keuletan, kebijaksanaan dan kepribadian untuk memimpin negara ini kembali ke masa depan yang lebih sehat dan lebih kuat," demikian ulasan tajuk rencana The Times.

Sedangkan surat kabar terkemuka The Guardian, yang dalam sejarah selalu mendukung Partai Buruh dan pernah menyebut diri "suara dari kiri" menyatakan akan mendukung Partai Liberal Demokrat pimpinan Nick Clegg.

Tidak antusias

Pemimpin Liberal Demokrat, Nick Clegg
Keterangan gambar, Clegg dan partainya naik daun setelah muncul dalam debat pertama

Dalam tajuk rencananya The Guardian menyatakan "sulit untuk merasa antusias" terhadap kemungkinan Brown memimpin Inggris selama lima tahun lagi.

Bersamaan dengan hasil jajak pendapat yang semakin merosot bagi Brown dan partainya, pengumuman dua surat kabar utama itu merupakan pukulan terbaru dalam beberapa hari terakhir bagi PM Brown, yang mengambil alih jabatan Tony Blair pada tahun 2007 dan belum pernah memenangkan pemilu selama menjadi pemimpin partai.

Pada hari Rabu lalu Brown menyebut seorang wanita tua pendukung partainya "perempuan picik" setelah berbincang-bincang dengan wanita itu saat kampanye.

Kata-kata terekam melalui mikrofon Brown yang masih menyala.

Sehari kemudian dia kesulitan memberi penampilan yang baik dalam acara debat terakhir para kandidat perdana menteri Inggris.

Dalam sebagian besar jajak pendapat menunjukkan Partai Liberal Demokrat, yang selama ini tidak diperhitungkan, berada di tempat kedua setelah Partai Konservatif.

Sementara Partai Buruh yang sudah berkuasa selama 13 tahun berada di tempat ketiga.