Taiwan buka kantor pertama di Cina

Ma Ying-jeou
Keterangan gambar, Presiden Ma Ying-jeou pertaruhkan jabatan karena posisi pro Cina

Taiwan akan membuka kantor pertama di Cina sejak kedua belah pihak berpisah di akhir perang saudara tahun 1949.

Perwakilan yang disebut kantor Beijing untuk Asosiasi Pariwisata Selat Taiwan ditujukan untuk mendorong turis Cina berkunjung ke pulau itu.

Pembukaan kantor tersebut merupakan petunjuk dari membaiknya hubungan kedua belah pihak.

Presiden Taiwan Ma Ying-jeou menduduki jabatan tahun 2008 dengan fokus untuk mengurangi ketegangan antara dua pihak.

Sejak Ma Ying-jeou membuka Taiwan untuk turis Cina pertengahan 2008, jumlah turis yang berkunjung meningkat pesat.

Populer

Saat ini sekitar 3.000 turis Cina berkunjung setiap hari. Sejauh ini lebih dari satu juta turis Cina datang ke Taiwan sejak 2008.

Tahun lalu, jumlah turis Cina naik 22% dibandingkan pengunjung dari negara lain, yang hanya naik 8,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam kwartal pertama tahun ini, turis Cina untuk pertama kalinya melebihi pengunjung dari Jepang.

Para pejabat partai oposisi memperingatkan agar Taiwan tidak menjadi tergantung pada Cina, yang masih mengharapkan pulau itu dapat bersatu kembali dengan Beijing.

Namun turis Cina menghabiskan lebih dari US$ 1 milyar tahun lalu di Taiwan dan banyak warga Cina yang sangat ingin tahu tentang pulau tersebut.

Membanjirnya turis Cina menjadikan Taiwan sebagai salah satu dari sedikit negara Asia yang menikmati peningkatan turis di tengah resesi global.

Tetapi kantor pariwisata Taiwan di Beijing disebut sebagai kantor non-pemerintah karena kedua belah pihak tidak memiliki hubungan resmi dan belum menandatangani traktat perjanjian.

Namun dana dan staf kantor berasal dari biro wisata pemerintah Taiwan.