Gordon Brown mengundurkan diri

Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown sudah secara resmi menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai perdana menteri kepada Ratu dan meminta Ratu mengundang Pemimpin Partai Konservatif, David Cameron membentuk pemerintah baru.
Sebelum menyerahkan surat pengunduran diri kepada Ratu, Gordon Brown mengumumkan pengunduran dirinya di depan kediaman resmi PM, Downing Street no.10 didampingi istrinya Sarah.
Dia mengatakan jabatan adalah "satu keistimewaaan" dan dia mengucapkan selamat kepada penggantinya.
Keputusan ini diambil Brown setelah Konservatif dan Liberal Demokrat diperkirakan akan segera menyepakati pembentukan satu pemerintahan baru.
Brown mengatakan dia mengambil keputusan mundur setelah menyimpulkan bahwa dia tidak akan mampu membentuk satu pemerintah setelah melakukan perundingan dengan partai-partai menyusul hasil pemilu Kamis yang tidak melahirkan pemenang mayoritas.
"Adalah tugas konstitusi saya untuk memastikan bahwa pemerintah bisa terbentuk setelah pemilu Kamis lalu," kata Brown.
"Merasa terhormat"
Dalam pidato perpisahannya di luar Downing Street, Brown mengatakan dia "mencintai pekerjaannya" dan "adalah kehormatan bisa melayani (negara)".
"Saya mencintai pekerjaan ini untuk potensinya membuat negara ini lebih adil, lebih toleran, lebih hijau, lebih demokratis, lebih makmur, benar-benar Inggris yang lebih besar," tambah Brown.
David Cameron, pemimpin partai Konservatif diperkirakan akan segera menemui Ratu di Buckhingham Palace, memenuhi undangan Ratu untuk membentuk satu pemerintahan.
Mengantisipasi hal itu, Brown mengatakan: "Saya mengucapkan selamat dan semoga sukses kepada perdana menteri berikutnya karena dia harus membuat pilihan-pilihan penting untuk masa depan."
Dia menutup pidato singkatnya dengan dua kata: "Terima kasih dan Selamat tinggal".
Setelah itu, kedua putranya yang masih kecil ikut bergabung dengan Brown dan istrinya Sarah, menuju mobil yang sudah menunggu mereka meninggalkan Downing Street yang hampir tiga tahun belakangan menjadi kediaman mereka.





























