Saling tuding soal kebocoran minyak

Pejabat industri perminyakan saling tuding soal kebocoran minyak di perairan Teluk Meksiko, sementara upaya untuk mengatasi tumpahan berlanjut.
Raksasa perminyakan Inggris BP mengatakan dalam rapat dengar pendapat di Senat AS bahwa perlengkapan keselamatan sangat penting yang dibuat oleh kontraktor pemboran Transocean tidak berfungsi.
Para Senator juga bahwa Transocean kemudian menyatakan bahwa BP adalah pihak yang harus bertanggungjawab atas dan bahwa perusahaan ketiga, salah satu kontraktor BP, tidak menutup exploratory well sebagaimana mestinya.
Presiden AS Barack Obama dilaporkan Gedung Putih "sangat kecewa" kebocoran minyak masih belum teratasi.
Lembaga pengawas

Presiden Obama mengumumkan lembaga pengawas industri perminyakan federal dipecah di tengah kekhawatiran soal konflik kepentingan.
Menteri Dalam Negeri Ken Salazar mengatakan pemerintah akan ''memapankan independensi dan pemisahan'' untuk Badan Manajemen Mineral (MMS). Lembaga ini memeriksa anjungan dan mengutip royalti perminyakan.
Sebelas orang meninggal ketika ledakan menghancurkan anjungan pemboran Deepwater Horizon pada 20 April.
Sekitar 5.000 barel minyak per hari tumpah ke laut sejak insiden tersebut dan tumpahan minyak itu mengancam ekosistem yang rawan di kawasan Teluk.
Tentara dengan helikopter dan buldozer mencoba menahan tumpahan minyak dibantu oleh narapidana.
Upaya BP menutup sumur yang bocor gagal pada akhir pekan ketika corong baja raksasa diturunkan ditas lokasi yang mengalami penumpukan kristal mirip es dan harus disingkirkan.
BP berharap bisa mengulangi upaya untuk menutup sumur tersebut.
Perusahaan tersebut berencana untuk memasukkan irisan ban dan bola golf ke lubang kebocoran untuk menutup lubang sumur, kata wartawan BBC Mark Mardell.
Pipa yang patah itu berada sekitar 1,6 km dari permukaan laut. Jarak pandang untuk kendaraan yang dikendalikan dari jarak jauh sangat terbatas. Sumur miring (relief well) sedang dibor, tapi baru akan rampung dalam waktu tiga bulan.
Kekeliruan
Di Washington, BP, Transocean dan perusahaan lain, Halliburton, memberikan penjelasan teknis mengenai masalah yang terjadi kepada para senator.
Namun, yang terjadi di forum tersebut adalah adegan saling menyalahkan, kata wartawan BBC.
Anjungan Deepwater Horizon dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan yang berbasis di Swiss, Transocean, tapi bekerja atas nama BP.
Lamar McKay, pimpinan BP America, berkonsentrasi pada perlengkapan keselamatan yang sangat penting, blowout protector (BOP) yang berbobot 450 ton.
Perlengakapan itu berfungsi untuk menghentikan aliran minyak di dasar laut jika ledakan sumur terjadi, tapi dia mengatakan alat itu ''tidak bisa bekerja''.
Dia menekankan BP tidak memiliki anjungan tersebut dan dengan demikian "tanggungjawab atas keselamatan operasi pemboran" dimiliki oleh Transocean.
Namun, chief executive Transocean Steven Newman mengatakan tidak ada alasan untuk meyakini bahwa BOP keliru.
"Proyek produksi minyak dan gas lepas pantai mulai dan berakhir di pihak operator, dalam kasus ini BP," kata Newman.
Dia juga mempersalahkan kegagalan casing sumur minyak yang dibuat oleh kontraktor BP, Halliburton.
Namun, executive Halliburton Tim Probert berargumentasi bahwa perusahaannya telah mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh BP dan praktik industri.
Ketua Komite Energi Senat Jeff Bingaman mengatakan ledakan anjungan minyak tersebut mungkin disebabkan oleh "kekeliruan demi kekeliruan, teknis, manusia dan peraturan".
Wartawan BBC untuk kawasan America Utara mengatakan rincian teknis mungkin sulit dicerna, tapi motivasi cukup jelas dari pernyataan para pejabat perusahaan perminyakan: tidak seorang pun mau menyatakan korban jiwa, dampak lingkungan atau dampak ekonomi adalah akibat kekeliruan mereka.





























