Ledakan tambang, 21 tewas

Ledakan di satu tambang Cina di provinsi Guizhou, di barat-daya, menyebabkan 21 pekerja tewas, kata laporan-laporan media negara.
Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa sepuluh pekerja lainnya diselamatkan atau berhasil melarikan diri menyusul ledakan di tambang batubara swasta di dekat kota Anshun.
Operasi pertolongan masih berlanjut di lokasi tambang karena ada sejumlah pekerja tak terdaftar yang diduga bekerja di bawah tanah.
Meskipun sudah dilakukan langkah peningkatan keselamatan, sektor pertambangan Cina masih termasuk salah satu yang paling berbahaya di dunia.
Seorang petugas penyelamat di tambang Anshun mengatakan lima dari 10 orang yang diketahui selamat sudah dibawa ke rumah sakit karena mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup karbon-monoksida.
"Kami tiba di tambang untuk melakukan operasi pertolongan pada tengah malam, dan ikut membantu tiga dari sepuluh pekerja yang selamat itu keluar dari terowongan," kata pria yang bernama Zhao kepada Xinhua.
Menurut angka resmi, 2.631 pekerja tambang meninggal dunia dalam 1.616 kecelakaan tambang di Cina pada tahun 2009, turun 18% dari tahun 2008.
Pemerintah sudah meningkatkan upaya untuk memperbaiki keselamatan industri pertambangan dalam tahun-tahun belakangan ini dengan memberlakukan sejumlah peraturan dan mengambil tindakan untuk menutup tambang-tambang gelap.





























