Tembakan peringatan Korsel bagi Korut

Kapal perang Cheonan milik Korsel diangkat
Keterangan gambar, Kapal perang Cheonan tenggelam terkena ledakan misterius Maret lalu

Kapal Angkatan Laut Korea Selatan melepaskan dua tembakan peringatan kepada sebuah kapal patroli Korea Utara dalam pertikaian laut paling serius sejak sebuah kapal Korea Selatan tenggelam bulan Maret lalu.

Dua kapal Korea Utara memasuki wilayah perbatasan laut yang dipertikaikan yang dikenal dengan nama Garis Batas Utara, demikian dilaporkan militer Korea Selatan.

"Dua kapal patroli melanggar garis perbatasan dalam dua kesempatan berbeda dan kami mengeluarkan dua tembakan peringatan," kata seorang pejabat militer Korea Selatan.

Ketegangan antara kedua negara sangat tinggi sejak sebuah kapal perang Korsel secara mesterius tenggelam tanggal 26 Maret lalu dan menewaskan 46 awak kapalnya.

Panglima militer Korsel mengatakan sebuah kapal patroli Korut berlayar masuk ke perairan yang dikuasai oleh Korea Selatan sejauh 2,8 km pada hari Sabtu.

Dua tembakan peringatan

Sejumlah laporan media bahwa insiden itu kembali terjadi walaupun Korsel telah mengeluarkan tembakan peringatan pada insiden pertama.

Kapal Korut kedua kembali melanggar wilayah perbatasan, tetapi kemudian kembali ke perairan negara itu setelah satu lagi tembakan peringatan dikeluarkan.

Panglima militer Korsel membenarkan bahwa kapal perangnya mengeluarkan dua tembakan peringatan. Dia menambahkan, tidak ada anggotanya yang mengalami luka-luka.

Adu kekuatan di perairan perbatasan itu terjadi tidak jauh dari lokasi tempat kapal perang Cheonan milik Korsel tenggelam bulan Maret lalu, yang tampaknya terkena tembakan torpedo.

Insiden itu menyebabkan 46 awak kapal tewas.

Daerah perairan itu juga pernah menjadi lokasi bentrok angkatan laut kedua negara yang mematikan tahun 1999 dan 2002, dan sebuah kapal patroli Korea Utara terbakar dalam baku tembak bulan November lalu.