Israel ancam naiki kapal bantuan

Israel mengatakan pasukannya akan menaiki kapal bantuan kemanusiaan milik Irlandia yang berusaha membobol blokade atas Gaza bila kapal tidak mengalihkan haluan.
Israel mengatakan kapal MV Rachel Corrie mengabaikan perintah untuk berlabuh di Pelabubuhan Ashdod, Israel.
"Bila mereka tidak mengindahkan perintah, kami akan menaiki kapal," kata Letkol Avital Liebovich kepada BBC.
Kapal Rachel Corrie diperkirakan berada di perairan internasional, sekitar 56 km dari lepas pantai Israel.
Pihak berwenang Israel menyatakan telah mengirimkan pesan radio ke kapal tetapi tidak ada tanggapan.
"Kami telah menghubungi kapal dan secara sopan kami meminta mereka untuk mengalihkan haluan ke Pelabuhan Ashdod. Bila mereka mengikuti perintah, kami berjanji tidak akan menaiki kapal," kata Liebovich.
"Bila meraka tidak bersedia - bila mereka tidak mematuhi perintah - kami akan menaiki kapal," tambahnya.
Lewat darat
Sejumlah aktivis mengatakan kapal mengangkut 20 orang, antara lain lima warga negara Irlandia, enam warga Malaysia dan sembilan anak buah kapal.

Nama kapal diambilkan dari nama mahasiswa Amerika Serikat Rachel Corrieyang mati dilindas buldozer Israel ketika memprotes penghancuran rumah di Gaza pada 2003.
Kapal MV Rachel Corrie mengangkut ratusan ton bantuan, antara lain kursi roda, obat-obatan dan semen.
Israel melarang bahan-bahan bangunan masuk ke Gaza karena dikhawatirkan akan digunakan oleh gerakan Hamas untuk kepentingan militer.
Israel mengatakan bila kapal berlabuh di Ashdod, bantuan akan disalurkan ke Gaza melalui darat setelah melalui pemeriksaan.
Israel melakukan blokade atas Gaza sejak 2007 ketika gerakan Hamas menguasai wilayah itu.
Upaya menerobos blokade oleh kapal Rachel Corrie kali ini terjadi beberapa hari setelah komando Israel menyerbu iring-iringan kapal pengangkut bantuan ke Gaza yang menewaskan sembilan orang di atas kapal.
Israel mendapat kecaman sengit dari masyarakat internasional atas aksinya.





























