Rincian pelonggaran blokade atas Gaza

Gaza
Keterangan gambar, Ada daftar larangan baru yang lebih pendek dan lebih khusus.

Israel mengungkapkan rincian rencana mereka untuk melonggarkan blokade ke Gaza, yaitu membolehkan masuk semua barang-barang sipil.

Hanya barang-barang terlarang yang tercakup dalam daftar baru saja yang tidak diperkenankan masuk ke Gaza.

Dengan kebijakan ini, maka semua bantuan kemanusiaan, pangan, serta bahan bangunan tidak akan dilarang lagi.

Lewat pernyataannya Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan daftar panjang dari barang-barang yang dilarang selama ini -termasuk sebagian bahan pangan, peralatan rumah tangga maupun bahan bangunan- diganti dengan daftar yang lebih pendek dan lebih khusus, berupa "senjata dan materi perang."

Wartawan BBC Wyre Davies di Jerusalem melaporkan pernyataan Netanyahu menyebutkan kebijakan ini ditempuh setelah berkonsultasi dengan lembaga-lembaga internasional, termasuk utusan khusus negara Barat ke Timur Tengah, Tony Blair.

"Mulai sekarang, ada lampu hijau untuk semua barang masuk Gaza, kecuali barang dan bahan militer yang bisa memperkuat mesin militer Hamas," kata jurubicara pemerintah Israel, Mark Regev, kepada kantor berita AFP.

Kebijakan tetap

Pernyataan pemerintah Israel juga menyebutkan perluasan operasi lintas batas darat ke wilayah Gaza serta peningkatan kemampuan untuk memeriksa dan mentransfer barang ke wilayah itu.

Adapun barang-barang yang digolongkan sebagai "penggunaan ganda" akan dikaji lebih lannut sementara barang-barang untuk proyek pembangunan rumah yang didukung oleh PBB dijamin akan mendapat ijin masuk.

Selain itu ada janji untuk menyederhanakan proses ke luar masuk orang untuk kepentingan kemanusiaan dan kesehatan.

Penduduk Gaza selama ini menghadapi akses terbatas untuk mendapatkan fasilitas kesehatan di luar wilayah mereka.

Namun Israel menegaskan akan tetap memperlakukan blokade laut atas Gaza dan mempertahankan kebijakan keamanan atas Gaza yang selama ini diberlakukan.

Tentara Israel akan tetap mencegah penyeludupan senjata ke dalam Gaza maupun ke luar.

Tekanan besar

Pengumuman ini disambut baik Washington dan seorang jurubicara Gedung Putih mengatakan langkah Israel ini akan meningkatkankehidupan warga Gaza serta mendesak semua pihak untuk menghindari konfrontasi yang tidak diperlukan.

Belum ada reaksi dari Palestina atas pengumuman tentang rincian terbaru ini namun pekan lalu kelompok-kelompok Palestina mengatakan rencana pelonggaran blokade -yang diumumkan pekan depan- sebagai pertanda yang tidak ada gunanya.

Mereka menuntut pencabutan total blokade.

Israel melakukan blokade atas Gaza sejak 2005 namun mendapat kecaman yang lebih sengit setelah serangan pasukan Israel ke kapal yang membawa bantuan ke Gaza.

Dalam serangan itu, sembilan pegiat kemanusiaan Turki yang berada di dalam kapal tewas.

Walau Israel mengatakan tidak ada krisis kemanusiaan di Gaza, PBB menyebutkan sekitar seperlima dari total wilayah Gaza membutuhkan bantuan dasar.

Peta jalan masuk ke Gaza
Keterangan gambar, Jalan masuk ke Gaza: Rafah, Erez, Karni, Sufa, Kerem Shalom.