Kapal bantuan untuk Gaza tiba di Israel

Rachel Corrie tiba di Ashdod
Keterangan gambar, Kapal Rachel Corrie tiba di pelabuhan Ashdod dengan giringan militer Israel

Kapal bantuan kemanusiaan yang tengah menunju Gaza dan dicegat oleh militer Israel telah tiba di pelabuhan Ashdod.

Israel mengatakan tentara mereka naik ke kapal milik Irlandia Rachel Corrie yang berada di tengah laut dan tidak menghadapi perlawanan apapun.

Belum ada komentar dari mereka yang berada di kapal itu termasuk beberapa pegiat.

Insiden itu terjadi lima hari setelah sembilan orang tewas dalam bentrokan saat tentara Israel menyerbut kapal bantuan Turki. Tindakan itu menimbulkan kritikan internasional.

Israel mengatakan akan memeriksa mereka yang berada di kapal di pelabuhan dan mengirim bantuan kemanusiaan itu ke Jalur Gaza melalui darat setelah memeriksa barang-barang itu.

Militer Israel menayangkan gambar di Rachel Corrie.

"Yang kami lihat hari ini adalah perbedaan antara kapal pegiat perdamaian dan kapal kebencian yang diorganisir oleh ekstrimis teror Turki. Kami tidak setuju dengan pegiat perdamaian ini namun kami hargai hak mereka dalam berpendapat," kata kantor Perdana Mentri Netanyahu.

Mary Hughes, salah seorang pendiri Gerakan Bebaskan Gaza yang mengatur pengapalan itu mengatakan kepada BBC ia "sangat marah" atas tindakan terakhir Israel itu.

"Mereka (Israel) sekali lagi masuk ke perairan internasional dan secara memaksa masuk ke kapal dan memaksa mereka yang berada di kapal untuk pergi ke Israel. Yang mereka inginkan adalah pergi ke Gaza. Itulah tujuan kami," katanya.

Ia menambahkan bantuan lebih lanjut ke Gaza akan dikerahkan lagi.

"Kami akan melanjutkan sampai kami dapat menerobos kepungan," katanya.