Kongres AS kurangi bantuan Afghan

Hamid Karzai
Keterangan gambar, Pemerintah Presiden Hamid Karzai kerap dikecam soal korupsi pejabat

Kongres Amerika Serikat melalui voting sepakat mengurangi bantuan kepada pemerintah Afghanistan hampir $ 2 miliar setelah ada tuduhan korupsi

Perkembangan ini terjadi setelah koran Wall Street Journal melaporkan uang tunai dalam jumlah sangat besar diterbangkan dari bandara internasional Kabul dalam beberapa tahun terakhir.

Operasi militer dan kemanusiaan tidak terpengaruh oleh pemotongan ini.

Namun, para pengkritik mengkhawatirkan bahwa langkah ini mungkin bisa mengancam proyek-proyek prasarana sangat mendesak di Afghanistan.

Sementara itu, Jenderal David Petraeus, yang ditunjuk menggantikan Jenderal Stanley McChrystal sebagai panglima pasukan AS di Afghanistan, dijadwalkan memberikan breifing kepada para sekutu Amerika di markas Nato di Brussel.

Dia kemudian bertolak ke Afghanistan untuk menempati pos barunya setelah pengangkatannya dikukuhkan oleh Senat AS pada hari Rabu.

AS mengirimkan bantuan uang, logistik dan personel ke Afghanistan
Keterangan gambar, AS mengirimkan bantuan uang, logistik dan personel ke Afghanistan

Anggota Kongres Nita Lowey, ketua subkomite yang bertanggungjawab atas pemberian bantuan, menuntut audit dilakukan terhadap dana miliaran dolar yang telah dikirim ke Afghanistan.

Menurut Lowey, tudukan korupsi di tubuh pemerintah Afghanistan memperkecil alasan untuk mengeluarkan dana pembayar pajak untuk Afghanistan.

"Saya tidak berniat menambah bantuan untuk Afghanistan hingga saya yakin bahwa uang pembayar pajak AS tidak disalahgunakan untuk memperkaya para pejabat pemerintah Afghanistan yang korup, gembong narkoba, dan teroris,'' kata Lowey.

Dana bantuan mungkin akan dipulihkan dalam beberapa bulan setelah dilakukan pengkajian terhadap upaya Kabul untuk mengatasi masalah.

Meski demikian, beberapa anggota Kongres menyatakan keberatan. Mark Kirk dari Partai Republik menyatakan khawatir bahwa pemangkasan dana bisa mengancamkan kelangsung proyek-proyek penting dan tidak akan membantu upaya perang di Afghanistan.

Dia menyinggung cotoh sistem kelistrikan di Kandahar yang dia katakan sebagai tahap penting untuk merebut simpati warga kawasan agar mendukung misi AS.

Presiden Hamid Karzai telah membantah tuduhan korupsi oleh pejabat pemerintah, dan berjanji untuk bersikap tegas terkait masalah ini.

Hari Senin, Wall Stree Journal menyatakan penyelidik AS yakin bahwa ''para pejabat Afghanistan dan sejawat mereka mengirimkan miliaran dollar dari bantuan AS yang diselewengkan dan logistik serta uang narkoba ke pusat keuangan yang aman di luar negeri''.

Wartawan BBC Jane O'Brien di Washington menyatakan pemotongan bantuan akan mengirimkan pesan yang sangat tegas kepada pemerinteh Presiden Hamid Karzai bahwa mereka perlu bertindak lebih banyak untuk mengatasi korupsi.