Obama: pemecatan tidak pengaruhi strategi AS

Presiden Barack Obama dan Jenderal David Petraeus
Keterangan gambar, Presiden Obama mengangkat Jenderal Petraeus mengganti Jenderal McChrystal

Pemecatan Jenderal Stanley McChrystal tidak mempengaruhi strategi AS dan Nato di Afghanistan, kata Presiden Barack Obama.

Obama mengatakan terjadi ''perubahan personel, tapi itu bukan perubahan kebijakan''.

Jen Stanley McChrystal dipaksa untuk mundur menyusul pernyataan kritis mengenai pejabat senior pemerintah Presiden Obama, seperti yang akan diimuat di edisi terbaru majalah TheRolling Stone, yang memuat wawancara profil tokoh penting.

Para pejabat Afghanistan mengatakan mereka berharap untuk bekerja sama dengan panglima baru pasukan Afghanistan, Jenderal David Petraeus, tapi Taliban bersumpah untuk melanjutkan perjuangan.

Jen Petraeus adalah arsitek strategi ''surge'' [penambahan pasukan dalam jumlah] besar.

Namun, tantangan yang menghadang Jenderal Petraeus telah terlihat dengan laporan-laporan bahwa Juni merupakan bulan dengan korban jiwa paling banyak bagi pasukan asing dalam perang Afghanistan.

Tidak berubah

Negara-negara Barat yang mengerahkan pasukan yang memerangi pemberontak Afghanistan juga bersikukuh menyatakan strategi di negara tersebut tidak akan berubah.

Sekjen Nato Anders Fogh Rasmussen mengatakan meski Jenderal McChrystal tidak lagi memegang komando atas pasukan multinasional di Afghanistan, ''pendekatan yang dia ikut siapkan sudah benar''.

"Strategi itu melanjutkan dukungan Nato, dan pasukan kami akan terus melaksanakannya," kata d Rasmussen dalam pernyataan.

Namun, juru bicara Taliban, Yousuf Ahmadi, mengatakan kepada kantor berita Agence France-Presse bahwa pemberontakan tidak akan berubah.

"Kami tidak peduli apakah itu McChrystal atau Petraeus. Sikap kami jelas. Kami akan memerangi pasukan pendudukan hingga mereka pergi,'' kata dia.

Presiden Afghanistan Hamid Karzai adalah pendukung gigih Jenderal Stanley McChrystal.

Juru bicara Presiden Karzai, Waheed Omar, mengatakan: "[Karzai] menghormati Jenderal McChrystal, tapi juga menghormati Jenderal Petraeus. Dia yakin Jenderal Petraeus tahu Afghanistan."