Netanyahu siap bebaskan 1.000 tawanan

Gilad Shalit
Keterangan gambar, Gilad Shalit diculik kelompok militan Palestina empat tahun lalu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bersedia membebaskan 1.000 tawanan Palestina dengan imbalan pembebasan prajurit Israel, Gilad Shalit.

Dalam siaran langsung televisi, Netanyahu mengatakan Israel siap membayar mahal agar Sersan Shalit bebas.

"Dalam tawaran yang disampaikan oleh mediator Jerman, yang saya setujui, sampai 1.000 teroris, itulah harga yang siap saya bayar untuk membawa Shalit pulang," tuturnya.

Shalit sudah empat tahun diculik di Gaza oleh kelompok militan Palestina.

Wartawan BBC di Jerusalem, Wyre Davies, melaporkan keluarga Gilad Shalit bersama ribuah pendukungnya melakukan pawai dari rumah mereka di Israel Utara ke Jerusalem untuk mengangkat nasib yang menimpa Sersan Shalit.

Mereka bertekad untuk tetap berada di luar kediaman perdana menteri sampai putra mereka dibebaskan.

Keluarga dan pendukung Gilad Shalit menganggap pemerintah Israel kurang bersungguh-sungguh mengupayakan pembebasannya.

Pidato langsung Perdana Menteri Netanyahu dipandang sebagai upaya untuk meredam kritik terhadap dirinya, sekaligus menunjukkan dia mau melangkah jauh agar Shalit bisa bebas.

Namun tawaran Netanyahu -untuk membebaskan 1000 tawanan demi bebasnya prajurit Israel berusia 23 tahun itu- ditolak oleh Hamas.