Pengawal pemimpin Farc tewas

Guillermo Saenz
Keterangan gambar, Guillermo Saenz memimpin Farc mulai tahun 2008

Sebanyak dua belas pengawal pemimpin pemberontak Farc Guillermo Saenz tewas dalam serangan militer.

Militer Kolombia menyatakan pasukan komando melancarkan serangan dadakan terhadap pangkalan komando tertinggi pemberontak di kawasan pegunungan Tolima di ketinggian 1.500 meter.

Disebutkan, puluhan pengawal Guillermo tewas.

Insiden ini disebut sebagai pukulan besar bagi pemberontak sayap kiri.

Media lokal menyebutkan, militer secara bertahap memburu pimpinan Farc yang telah bertempur sejak tahun 1960-an.

Pengawal perempuan tewas

Presiden Kolombia Alvaro Uribe menyampaikan selamat kepada pasukan khusus untuk operasi yang dikatakan berlangsung pada Minggu dini hari.

Uribe mengatakan, "Saya dapat konfirmasikan salah satu gerilyawan yang tewas dalam operasi adalah seorang perempuan bernama Magaly. Dia bertanggung jawab atas kematian 70 tentara dan polisi."

Dia merujuk kepada Magaly Grannobles, sahabat pemimpin Revolutionary Armed Forces of Colombia (Farc).

Panglima angkatan bersenjata Kolombia, Jenderal Freddy Padilla de Leon melukiskan dia sebagai "penjahat sangat berbahaya dan kepercayaan pemimpin Farc."

Jenderal Padilla mengatakan terbunuhnya pengawal Farc merupakan "langkah menentukan terhadap orang-orang yang mengawal para pemimpin Farc."

Namun pertempuran sengit hari Minggu antara militer dan pasukan Farc di Kolombia timur laut menyebabkan sedikitnya enam tentara tewas.