Pasukan AS mundur dari Irak akhir bulan

Presiden Amerika Serikat Barack Obama memastikan bahwa operasi tempur tentara Amerika di Irak akan berakhir tanggal 31 Agustus.
Sekitar 50.000 dari 65.000 pasukan Amerika yang saat ini berada di Irak masih akan tetap berada di negara itu hingga akhir tahun 2011 untuk membantu pasukan Irak serta melindungi kepentingan-kepentingan Amerika, kata Obama.
Obama mengumumkan bahwa akhir operasi tempur ini akan "sesuai dengan janji dan sesuai dengan jadwal".
Pengumuman ini disampaikan ditengah perseteruan antara Amerika dan Baghdad mengenai jumlah korban tewas yang jatuh di Irak.
Selain itu Obama juga menegaskan bahwa ia masih berniat menarik semua pasukan Amerika sebelum akhir tahun depan.
Dalam pidato kepada para veteran perang di Georgia, presiden mengatakan militer Amerika akan berkonsentrasi pada pelatihan dan dukungan bagi pasukan Irak mulai bulan depan.
Janji pemilu
Barack Obama membuat janji untuk mengakhiri operasi perang di Irak tahun lalu. Tujuan pidato hari Senin (02/08) adalah untuk mengingatkan para pemilih Amerika bahwa ia akan menepati janjinya.
Ketika proses penarikan berakhir, lebih dari 350 pangkalan akan ditutup dan 3 setengah juta peralatan dialihkan ke aparat keamanan Irak atau dipindahkan ke satuan-satuan Amerika lainnya.
Tugas logistik yang sangat besar, namun presiden berhati-hati untuk tidak mengulang kesalahan pendahulunya George W Bush yang menyatakan bahwa misi Amerika di Irak telah berhasil tujuh tahun lalu.
"Masih ada orang-orang dengan bom dan peluru yang akan berusaha menghentikan proses Irak, dan kenyataannya kita belum melihat akhir dari pengorbanan Amerika di Irak. "
"Namun jangan salah, komitmen kita di Irak berubah dari usaha militer yang dipimpin oleh pasukan Amerika menjadi usaha sipil dipimpin oleh para diplomat," tambah Obama.
Obama telah mengirim pasukan tambahan ke Afghanistan namun dengan pengurangan di Irak berarti sebelum akhir bulan ini ia akan bisa beralasan bahwa jumlah total pasukan Amerika yang ditempatkan di kedua operasi militer lebih rendah dari pada ketika ia mengambil alih jabatan .
Amerika sedang bersiap-siap menghadapi pemilihan Kongres pada bulan November, dan hal ini bisa membantu memperkuat landasan partai Demokrat yang semakin menentang perang di dua negara asing.
Namun ini berarti jumlah tentara ditentukan oleh keadaan politik di dalam negeri dan juga keadaan perang di kedua negara yang jauh dari Amerika.





























