Perekonomian Jerman tumbuh 2,2%

Perekonomian Jerman berkembang 2,2% dalam waktu tiga bulan hingga akhir Juni, yang merupakan pertumbuhan kuartal terbesar dalam waktu 20 tahun lebih.
Jerman merupakan perekonomian terbesar Eropa dan tingkat pertumbuhan tersebut ini menjadi indikasi keberhasilan dalam mengatasi masalah keuangan yang timbul akibat kriris hutang Yunani awal tahun 2010.
"Tingkat pertembuhan per kuartal seperti itu tidak pernah tercatat sejak reunifikasi Jerman," seperti dinyatakan kantor statistik Jerman, Destatis.
Penyebab utamanya adalah ekspor yang kuat, yang didukung oleh melemahnya nilai mata uang Euro.
Adapun pertumbuhan ekonomi di kawasan negara-negara yang menggunakan mata uang Euro meningkat 1% dalam kuartal kedua 2010.
Angka itu lebih tinggi dibanding pertumbuhan pada kuartal pertama yang hanya mencapai 0,2%.
Yunani menyusut
Perekonomian Prancis tumbuh 0,6% dalam kuartal kedua, naik dari 0,2% dan Spanyol dengan pertumbuhan 0,2% -naik tipis dari 0,1% dari tiga bulan sebelumnya.
Sedangkan Italia dalam enam bulan pertama tumbuh pada tingkat yang sama, 0,4%.
Namun Yunani menderita penyusutan ekonomi sampai 1,4% dalam kuartal kedua. Pemerintah Yunani memang sedang menerapkan serangkaian langkah-langkah penghematan untuk mengurangi defisit anggaran.
Bagaimanapun angka-angka pertumbuhan ini masih merupakan perkiraan awal dengan kemungkinan akan direvisi dalam beberapa bulan mendatang.
Angka-angka pertumbuhan GDP di kalangan Eropa memperlihatkan pemulihan ekonomi mencapai momentum pemilihan pada bulan April dan Juni.
Sementara itu di Amerika Serikat pertumbuhan ekonomi kuartal kedua turun menjadi 0,6% dari 0,9% untuk peroide Januari-Maret, yang menimbulkan pertanyaan atas pemulihan ekonomi terbesar dunia itu.





























