Pesawat Kolombia jatuh disambar petir

Sebuah pesawat Kolombia jatuh setelah disambar petir, menewaskan paling tidak satu orang dan mencederai 114 orang lainnya, demikian penjelasan pejabat berwenang.
Pesawat Boeing 737, membawa 131 penumpang, sempat berusaha mendarat bandara di pulau San Andres di Laut Karibia.
Pesawat jet yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan lokal Aires, jatuh di landasan pacu.
Pesawat ini meninggalkan ibukota Kolombia, Bogota sekitar tengah malam.
Kolonel David Barrero dari Angkatan udara Kolombia mengatakan berbagai laporan mengisyaratkan bahwa pesawat itu jatuh sekitar pukul 0149 waktu setempat dan bahwa "berkat keahlian pilot, pilot tersebut berhasil mencegah pesawat tabrakan dengan gedung bandara".
'Mukjizat'
Satu pernyataan tertulis dari polisi menyebutkan bahwa pesawat tersebut terbelah menjadi tiga bagian.
Pilot melaporkan bahwa pesawat itu disambar petir, kata Donald Tascon, wakil direktur jenderal perhubungan udara Kolombia.
"Kami memeriksa bangkai pesawat untuk mencoba memastikan jenis kerusakannya dan apa penyebab kecelakaan ini," jelas Tascon.
Penumpang pesawat yang cedera dibawa ke rumah sakit.
Gubernur San Andres, Pedro Gallardo mengatakan adalah 'mukjizat' bahwa begitu banyak penumpang yang selamat.
"Kita harus bersyukur kepada Tuhan," kata dia.
Pulau San Andres, sekitar 190 kilometer sebelah Timur pesisir Nikaragua, adalah tujuan wisawat yang populer.





























