Hebron jangan rusak perundingan

Clinton dan Netanyahu
Keterangan gambar, Hillary mengatakan Amerika akan melindungi negara Israel

Menjelang pertemuan perundingan langsung Israel Palestina, Amerika mendesak masing-masing pihak untuk tidak membiarkan pembunuhan empat pemukim Yahudi di dekat Hebron merusak pembicaraan.

Warga Israel tersebut ditembak mati di Tepi Barat hari Selasa.

Kelompok militer gerakan Islamis Palestina Hamas mengatakan telah melakukan suatu "operasi heroik".

Pemimpin Israel dan Palestina akan bertemu hari Kamis untuk melakukan perundingan langsung pertama setelah terhenti selama dua tahun.

Sebelum pertemuan di Washington, Gedung Putih mengutuk keras pembunuhan tersebut dan menambahkan semua pihak harus "melanjutkan usaha menciptakan keadilan dan perdamaian abadi di kawasan".

Lindungi Israel

Sebelum pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Selasa malam, Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton memberikan jaminan keamanan kepada Israel.

"Kami berjanji selalu bekerja keras untuk melindungi dan membela negara Israel dan memberikan keamanan kepada rakyat Israel," kata Clinton.

Juru bicara Netanyahu, Nir Hefetz mengatakan perdana menteri "memerintahkan pihak keamanan untuk bertindak tanpa dibatasi hambatan diplomatik untuk menangkap para pembunuh".

"Teror tidak akan menentukan perbatasan Israel atau masa depan pemukiman," tambah Heretz saat tiba di Amerika.

Sementara itu Otoritas Palestina melakukan operasi besar-besaran melawan sayap militer Hamas setelah penembakan itu.

Perdana Menteri Otorita Palestina Salam Fayyad juga mengutuk serangan tersebut karena "bertentangan dengan kepentingan Palestina".