Taliban 'menang' di Afghanistan

taliban
Keterangan gambar, NATO menambah jumlah tentaranya di Afganistan

Pemimpin Taliban Mullah Omar mengatakan para pejuangnya menang dalam perang di Afganistan dan bahwa operasi militer pimpinan NATO gagal total.

Dalam wawacancara yang jarang dilakukan dan pernyataan yang tidak biasanya lengkap yang diterbitkan dalam empat bahasa, pemimpin Taliban yang tidak diketahui keberadaannya itu mengulangi imbauannya kepada pasukan asing agar meninggalkan Afganistan.

Nato telah memperbesar kehadiran pasukannya di negara itu sebanyak 150.000 tentara dalam upaya menumpas kalangan militan.

Tetapi Amerika Serikat telah menetapkan bulan Juli 2011 untuk mengawali penarikan mundur, jika situasi memungkinkan.

Pernyataan Mullah Omar itu, yang menandai berakhirnya bulan Ramadan, dimuat dalam situs-situs jihadis dan diterbitkan lagi oleh Site Intelligence Group.

Dalam Empat Bahasa

Pernyataan itu diterbitkan dalam empat bahasa : Inggris, Pashto, Dari, dan Urdu.

"Kemenangan negara Islam atas serbuan orang-orang kafir sekarang sudah sangat dekat dan kekuatan penggerak di balik kemenangan ini adalah kepercayaan kepada Allah dan bantuan Allah, serta persatuan di antara kami," kata Omar.

"Di masa yang akan datang, kami akan mencoba membentuk sebuah sistem Islam yang merdeka, sempurna dan kuat."

Ia mengklaim bahwa mereka yang berada di balik serbuan ke Afganistan tahun 2001 yang menumbangkan pemerintahan Taliban mengakui sendiri bahwa semua strategi mereka tidak ada gunanya dan gagal total.

Wartawan BBC di Kabul Dawood Azami mengatakan pesan tersebut adalah satu upaya merangkul rakyat Afganistan untuk mendapatkan dukungan mereka.

Mullah Omar mengimbau Presiden Barrack Obama agar menarik mundur pasukan Amerika secara tidak besyarat dan selekas mungkin.

Ia juga memerintahkan para pejuangnya menaati kode etik Taliban dan menghindarkan korban sipil.

Ribuan orang Afganistan tewas dalam pemberontakan terhadap pasukan pimpinan Amerika Serikat, sebagian tewas karena pasukan pimpinan NATO.

Pemimpin Spiritual

Mullah Omar masih diangap sebagai pemimpin spiritual oleh Taliban di Afganistan.

Sejak digulingkan dari kekuasaan, Mullah Omar berulang-kali meminta pasukan asing ditarik mundur dari Afganistan.

omar
Keterangan gambar, Mullah Omar, pemimpin Taliban di Afganistan mengaku menang

Melalui satu pesan yang dikatakan berasal dari Mullah Omar tahun lalu, ia mendesak para anggota Taliban agar terus berperang melawan pasukan militer asing di Afganistan.

Presiden Obama memerintahkan pengiriman pasukan tambahan sebanyak 30.000 ke Afganistan bulan Desember lalu menyusul satu tinjauan-ulang atas perang tersebut.

Jenderal Davis Petraeus, yang memimpin pasukan Amerika Serikat dan NATO di Afganistan, mengatakan bulan lalu bahwa ia melihat wilayah-wilayah yang menunjukkan adanya kemajuan dalam peperangan dan bahwa momentum Taliban berhasil dihambat di berbagai kubu pertahanan mereka di Kandahar dan Helmand.

Ia sudah memperoleh dukungan rakyat sipil di sebuah bagian penting dalam strateginya untuk mengalahkan Taliban.

Tetapi Presiden Afganistan Hamid Karzai mengatakan korban sipil yang berjatuhan sewaktu NATO melancarkan operasi merongrong upaya melawan pemberontakan di negaranya.

Ia juga mengatakan rencana AS untuk mulai menarik mundur pasukannya tahun depan telah menyebabkan Taliban memperoleh dorongan semangat.