Jerman rayakan reunifikasi

Jerman telah merayakan 20 tahun peringatan reunifikasi.
Kanselir Jerman Angela Merkel memimpin perayaan yang digelar di Kota Bremen dan dihadiri oleh puluhan ribu orang.
Jerman Barat yang kapitalis dan Jerman Timur yang komunis bergabung pada 3 Oktober 1990, tak lama setelah runtuhnya tembok Berlin yang memisahkan mereka.
Hari Minggu itu juga Jerman membayar utang terakhirnya dari beban perbaikan setelah Perang Dunia I.
Pembayaran yang sedikitnya mencapai 70 juta Euro akan menutup utang negara tersebut.
Dalam perayaan itu Merkel didampingi oleh pemimpin Jerman dan tokoh internasional yang turut memperingati peristiwa penting yang terjadi di abad 20 itu.
Pajak Solidaritas
Ketika memberikan sambutan, Presiden Jerman Christian Wulff menyampaikan: " Kami mengingat hari yang penting yang jarang dialami semua orang. Saya menunduk bagi orang yang telah berjuang untuk kemerdekaan...keberanian anda mengubah dunia."
Dia menyebut sebuah solidaritas baru yang mencakup Kristen, Yahudi, dan Islam.
"Kami tidak mengijinkan adanya prasangka dan penyampingan," katanya.
Presiden AS Barack Obama menyampaikan ucapan selamat dan mengatakan Jerman merupakan salah satu sekutu dekat dan teman yang hebat.
Dia mengatakan AS menghormati: "keberanian dan keyakinan masyarakat Jerman yang meruntuhkan tembok Berlin dan mengakhiri masa-masa yang menyakitkan dan pemisahan yang disengaja".
Sementara Merkel, yang berasal dari Timur, memberikan pujian kepada masyarakat Jerman Timur yang berjuang untuk kemerdekaan.
"Pada saat yang sama, terjadi gelombang besar dari solidaritas masyarakat Jerman Barat. Berkat usaha bersama inilah kami dengan sangat cepat dapat membangun kembali dan membuat Jerman sebagai negara yang dihormati di dunia."
Unjuk rasa

Sejak kedua negara menjadi satu, lebih dari 1,5 juta orang pindah ke bagian barat.
Wartawan BBC di Berlin, Stephen Evans, mengatakan jajak pendapat pendapat menunjukan sejumlah ketidakpuasan di bagian barat mengenai kebijakan yang disebut "pajak solidaritas" yang diambil dari pendapatan mereka untuk membiayai rekonstruksi di bagian timur tetapi di dua bagian negara itu jajak pendapat menunjukan simpati yang besar terhadap Jerman bersatu.
Bagaimanapun, tidak semua orang menyukai pesta reunifikasi.
Ribuan polisi diterjunkan ke Bremen pada Sabtu ketika sekitar 1.800 aktivis kelompok sayap kiri menggelar protes di kota itu. Demonstrasi berlangsung damai.
Hari Minggu juga merupakan pembayaran terakhir utang ganti rugi Jerman pada Perang Dunia I.
Pada 1919, negara-negara sekutu yang menang perang ingin agar Jerman memastikan tidak mampu berperang lagi untuk beberapa tahun dan menetapkan biaya ganti rugi senilai 100.000 ton emas.
Namun rencana itu dianggap memukul balik karena para ahli sejarah modern mengatakan keputusan itu merupakan faktor utama penyebab Perang Dunia II.





























