Petambang Cile diijinkan pulang

Sejumlah petambang Cile yang diselamatkan setelah terperangkap selama 69 hari di bawah tanah, telah kembali ke rumah masing-masing.
Tiga penambang dari 33 orang yang diselamatkan,disambut oleh tetangga dan rekan-rekannya setelah keluar dari rumah sakit Kamis malam.
Para dokter mengatakan hasil pemeriksaan dan perawatan para petambang berjalan baik dan kemungkinan akan ada lagi yang diijinkan pulang hari Jumat.
Dr Jorge Montes, wakil direktur rumah sakit Copiapo, mengatakan tiga orang yang telah keluar dari rumah sakit diijinkan melakukan aktifitas meskipun mereka memerlukan kaca mata hitam bila terkena sinar.
Tetapi Dr Montes memperingatkan "kondisi kejiwaan mereka tidak dapat diperkirakan."
Sambutan meriah
Salah seorang dari ketiga orang yang pulang ke rumah, Edison Pena, disambut dengan taburan potongan kertas warna warni.

Dia memperkirakan sebelumnya ia tidak akan pernah bisa pulang.
Kehadirannya di rumah ia gambarkan sebagai sesuatu "yang sangat indah."
Petambang lain, Juan Illanes, 52, mengatakan kepada teman dan tetangga yang menyambutnya: "Ini sangat menakjubkan."
Petambang ketiga asal Bolivia Carlos Mamani adalah satu-satunya petambang asing di antara 33 orang yang terperangkap selama berminggu-minggu.
Petugas penyelamat pertama yang turun ke tambang bawah tanah mengatakan suhu mencapai 40 derajat Celcius .
Berbagai tawaran

Para pejabat Cile mengatakan tambang San Jose akan dijadikan museum.
Para petambang diperkirakan akan mendapatkan berbagai tawaran dari seluruh dunia, mulai dari wawancara, iklan, penulisan buku, liburan dan pembuatan film.
Namun mereka dilaporkan telah berjanji untuk membagikan dana yang mereka terima.
Klub sepak bola Eropa seperti Manchester United dan Real Madrid telah mengundang 33 petambang itu untuk menyaksikan pertandingan.
Namun pertanyaannya adalah apakah mereka akan tetap mematuhi perjanjian untuk tidak bercerita soal pengalaman mereka di tengah kegelapan tambang bawah tanah.
Para petambang itu mencetak rekor dunia dengan dapat bertahan paling lama di bawah tanah.
Presiden Pinera saat mengunjungi para petambang di rumah sakit berjanji untuk melakukan "perubahan sangat radikal" terkait keselamatan pekerja tambang dan juga dalam bidang transportasi, perikanan dan konstruksi.
Ia mengatakan kepada para petambang akan ada perayaan besar pada tanggal 25 Oktober di ibukota Santiago.
Presiden Sebastian Pinera juga mengundang mereka serta para petugas penyelamat untuk menyaksikan pertandingan bola pada hari yang sama.
Pemerintah Cile berjanji untuk memberikan tunjangan kepada mereka paling tidak enam bulan.





























