Pinera janjikan keselamatan pertambangan

Presiden Sebastian Pinera dan para penambang CIle
Keterangan gambar, Presiden Sebastian Pinera menjanjikan keselamatan pekerja lebih baik

Presiden Cile Sebastian Pinera bertemu dengan 33 pekerja tambang yang selamat di rumah sakit dimana mereka dirawat dan mengumumkan pengkajian keselamatan pertambangan.

Di luar rumah sakit Copiapo, dia menjanjikan warga Cile tidak akan pernah lagi bekerja di tempat yang tidak manusiawi.

Pinera mengatakan mustahil menjamin Cile tidak akan menghadapi musibah seperti ini pada masa mendatang.

"Namun kami dapat menjamin satu hal: tidak akan pernah terjadi lagi orang bekerja di dalam kondisi kerja yang begitu tidak manusiawi dan begitu tidak aman seperti terjadi di pertambangan San Jose dan tempat lain di negeri kita," katanya.

Presiden Pinera berjanji untuk melakukan pengkajian ulang yang akan mengarah ke "perubahan sangat radikal" yang mempengaruhi kesehatan dan keselamatan para pekerja di sektor transportasi, perikanan dan industri konstruksi seperti pertambangan.

Presiden Pinera melukiskan penyelamatan para pekerja tambang setelah lebih dari dua bulan terjebak di bawah tanah sebagai "keajaiban".

Sedikitnya dua dari mereka sudah diizinkan meninggalkan rumah sakit hari Kamis.

Sisanya menerima perawatan untuk gigi dan mata. Dua diantara mereka menderita radang paru-paru.

Operasi penyelamatan selesai lebih cepat ketika Luis Urzua diangkat ke permukaan tanah.

Urzua disambut massa yang bergembira pukul 21.55 waktu setempat hari Rabu atau 0655 WIB hari Kamis mengakhiri operasi penyelamatan lebih dari 22 jam.

Semua penambang sekarang ini berada di rumah sakit Copiago, dirawat di dua ruangan yang sengaja digelapkan agar mereka bisa menyesuaikan diri dengan terpaan cahaya.

Wartawan BBC, Rajesh Mirchandani yang berada di luar rumah sakit, mengatakan pekerja tambang tertua, Mario Gomez, dirawat karena penumonia dan penyakit paru-paru, silicosis. Orang kedua yang keluar dari tambang, yaitu Mario Sepulveda, juga mengalami silicosis.