Tentara kepung markas tokoh oposisi Pantai Gading

pantai gading
Keterangan gambar, Markas Ouattara antara lain dijaga oleh pasukan perdamaian PBB

Ketegangan antara kubu militer yang mendukung dua tokoh yang sama-sama mengklaim memenangi pemilihan presiden di Pantai Gading, belum juga berakhir.

Meski demikian situasi di ibukota bisnis, Abidjan, dilaporkan relatif tenang.

Tokoh yang memimpin Pantai Gading dalam sepuluh tahun terakhir, Laurent Gbagbo, menolak meletakkan jabatan, meski Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Afrika menegaskan bahwa pilpres tahun ini dimenangkan oleh tokoh oposisi, Alassane Ouattara.

Militer yang mendukung kedua calon saat ini berhadap-hadapan di dekat sebuah hotel di Abidjan yang dipakai Ouattara sebagai kantor pusat.

Wartawan BBC di Abidjan mengatakan angkatan bersenjata secara terbuka mengatakan mendukung Gbagbo meski para pendukung Ouattara mengklaim beberapa elemen militer setia kepada tokoh oposisi tersebut.

Uni Eropa sementara itu membekukan aset milik Gbagbo dan keluarganya. Pembekuan ini juga diberlakukan kepada beberapa pejabat tinggi.

Selain itu Uni Eropa tidak mengeluarkan visa bagi mereka.