Tiga awak kapal selamat

kapal pengungsi pulau chrismas
Keterangan gambar, Sebagian korban kapal pencari suaka yang tenggelam dihantam ombak dan menabrak batu karang dievakuasi ke Perth, Australia

Kepolisian Federal Australia mengatakan tiga warga Indonesia yang mengaku awak kapal yang tenggelam di Pulau Christmas berhasil diselamatkan.

Kepastian itu disampaikan oleh polisi Australia kepada kedutaan besar Indonesia di Canberra.

"Polisi Federal Australia mengatakan bahwa diantara mereka yang diselamatkan ada tiga warga Indonesia yang menurut mereka adalah anak buah kapal tersebut," ujar Eko Junor, kepala penerangan Kedutaan Besar Indonesia di Australia, kepada BBC Indonesia.

Eko Junor menambahkan bahwa ini bukan satu hal yang mengejutkan karena dari kasus-kasus sebelumnya memang beberapa pencar suaka datang dengan kapal Indonesia karena mereka memang datang dengan kapal Indonesia, tentu karena mereka melewati Indonesia sehingga akhirnya mempergunakan jasa pemilik kapal Indonesia.

Namun, dia menambahkan hingga kini belum jelas berapa jumlah awak kapal itu dan asal kapal tersebut.

Kapal kayu ini pecah setelah terbawa ombak besar dan menghantam batu karang di pinggir pantai <link type="page"><caption> Pulau Christmas, Australia pada hari Rabu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2010/12/101216_aussieprobe.shtml" platform="highweb"/></link> (15/12).

Empat puluh dua orang berhasil diselamatkan dari kapal itu namun belum jelas jumlah pasti penumpang kapal tersebut, meski pihak berwenang Australia memperkirakan jumlahnya bisa lebih dari 70 penumpang.

Para penumpang itu diperkirakan warga Iran atau Irak yang berniat mencapai Pulau Christmas tempat pusat penahanan pencari suaka milik Australia berada.