PBB dukung lawan Gbagbo

Pasukan PBB di Pantai Gading
Keterangan gambar, Ecowas mungkin akan perkuat pasukan di Pantai Gading

Majelis Umum PBB secara resmi mengakui Alassane Ouattara sebagai pemenang pemilihan presiden Pantai Gading yang dipertikaikan.

Langkah ini muncul menjelang pertemuan para kepala negara Afrika Barat untuk mendesak Presiden Laurent Gbagbo agar meletakkan jabatan.

Sebelumnya, bank sentral kawasan itu menyerahkan wewenang pengendalian rekening Pantai Gading kepada Ouattara.

Para wartawan mengatakan langkah ini semakin memencilkan Gbagbo yang berkeras bahwa dia memenangkan pemungutan suara.

Keputusan Bank Sentral Afrika Barat ini bisa mempersulit Gbagbo untuk membayar gaji militer.

Tindak kekerasan yang terjadi sejak pemilu bulan November yang diperselisihkan menyebabkan 173 orang tewas di Pantai Gading.

Seorang pejabat senior PBB mengatakan para penyelidik mereka juga menemukan bukti eksekusi sewenang-wenang, lebih dari 90 kasus penyiksaan dan 500 penangkapan serta penculikan, tindak kekerasan seksual, dan pengrusakan harta-benda.

Pemilu tanggal 28 November tersebut bertujuan untuk menyatukan negara itu setelah perang saudara tahun 2002 membelah produsen kakao terbesar di dunia itu.

Laurent Gbagbo
Keterangan gambar, Laurent Gbagbo semakin terisolasi

Komisi pemilihan negara itu menetapkan bahwa Ouattara menang, tetapi Dewan Konstitusi mengatakan Gbagbo yang terpilih dengan menyebutkan adanya kecurangan suara di kawasan-kawasan utara.

PBB, yang memiliki sekitar 10.000 tentara penjaga perdamaian di Pantai Gading yang mengawasi proses perdamaian, mendukung Ouattara sebagai pemenang.

Dia mendapatkan dukungan lagi hari Kamis ketika Majeslis Umum PBB secara bulat memutuskan untuk mengakui diplomat-diplomat pilihan Ouattara sebagai satu-satunya wakil Pantai Gading di PBB.