Mubarak serukan kesatuan setelah bom gereja

Hosni Mubarak
Keterangan gambar, Hosni Mubarak menyerukan agar warga Islam dan Kristen bersatu

Presiden Mesir Hosni Mubarak serukan rakyatnya baik umat Kristen maupun umat Islam untuk bersatu melawan terroris setelah sebuah bom meledak diluar gereja di kota Alexandria.

Setidaknya 21 orang tewas dan 70 lainnya terluka akibat sebuah ledakan yang diduga berasal bom bunuh diri.

Serangan itu terjadi menjelang misa malam tahun baru di Gereja Al-Qiddissin yang dihadiri oleh sekitar 1000 orang.

Dalam pidatonya di televisi, Mubarak mengatakan bahwa serangan itu meninggalkan tanda-tanda "pihak asing" yang berusaha menggoyangkan Mesir.

Ratusan orang Kristen dan penganut agama Islam sempat bentrok setelah serangan itu terjadi.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan serangan itu adalan "barbar dan mengerikan" dan siapapun dalangnya harus dibawa ke pengadilan.

"Pelaku dari serangan ini jelas menargetkan jemaat Kristen dan sama sekali tidak menghormati kehidupan dan harga diri manusia," ujar Obama.

Ledakan bom juga merusak sebuah mesjid terdekat dan melukai delapan orang jemaat Islam.