Gaddafi komentari krisis Tunisia

Pemimpin Libia Kolonel Muammar Gaddafi menasihati Tunisia mengadopsi sistem demokrasi ala Libia.
Keterangan gambar, Pemimpin Libia Kolonel Muammar Gaddafi menasihati Tunisia mengadopsi sistem demokrasi ala Libia.

Pemimpin Libia Kolonel Muammar Gaddafi menasihati Tunisia agar mengadopsi sistem demokrasi ala Libia.

Pernyataan Gaddafi ini merupakan komentar pertama pemimpin negara-negara Arab terhadap krisis politik di Tunisia.

Dalam pidato yang disiarkan stasiun televisi dan radio negara itu hari Sabtu (16/1), Gaddafi memberi saran kepada Tunisia untuk mempraktekkan apa yang disebutnya sebagai "demokrasi populer ala Libia".

"Yaitu kekuasaan sepenuhnya berada di tangan rakyat, " tambahnya.

Gaddafi juga menyayangkan krisis politik Tunisia yang disebutnya sebagai "pertumpahan darah yang tidak berguna".

Seharusnya, menurutnya, peralihan kekuasaan dari satu presiden ke penggantinya berlangsung "sederhana".

Dia juga bertanya "kenapa Presiden Ben Ali tidak diberi kesempatan memimpin sampai 2014, seperti yang dimintanya".

Secara geografis, Tunisia bertetangga langsung dengan Libia di sisi timurnya.

Di negara-negara Arab, krisis politik di Tunisia kini menjadi menu pembicaraan di kalangan masyarakat.

Melalui jejaring internet, sebagian mereka berharap agar negara-negara Arab lainnya meniru perubahan politik seperti yang terjadi di Tunisia.