Perundingan Istambul belum menjanjikan

Perundingan terkait proyek nuklir Iran dengan enam negara besar memasuki hari kedua di kota Istanbul, Turki.
Sejak dimulai pukul 0700 waktu setempat, dua pihak memberikan gambaran yang sangat berbeda terkait dengan bagaimana suasana perundingan hari pertama Jumat (21/01) kemarin berjalan.
Utusan Iran yang menghendaki adanya pembicaraan tentang keamanan kawasan, mengatakan muncul atmosfer positif dalam negosiasi.
Sementara menurut diplomat barat yang menghendaki pembicaraan hanya pada isu program pengayaan nuklir Iran, mengatakan mereka sangat marah dan frustrasi karena sikap Iran.
Sejauh ini muncul tudingan-tudingan bahwa negara itu telah membangun proyek senjata nuklir dengan diam-diam, tudingan ini dibantah Iran.
Menurut diplomat barat, seperti ditulis kantor berita AP, pertemuan ini penting untuk mencapai kesepakatan dalam upaya mencari jalan keluar dari proyek nuklir Iran dengan pengayaan uraniumnya, yang bisa dipakai sekaligus sebagai sumber bahan bakar dan persenjataan.
Iran sudah menerima empat sanksi Dewan Keamanan PBB karena menolak menghentikan program pengayaan nuklirnya yang dicurigai untuk tujuan membuat senjata. Kecurigaan ini dibantah berkali-kali.

























