Ruang gerak media di Cina belum diperlonggar

Pemerintah Cina dituduh masih memperketat kerja wartawan, meski beberapa tahu lalu menjanjikan pengetatan tersebut diperlonggar.
Sebelum menggelar Olimpiade 2008 di Beijing, pemerintah Cina mengatakan akan membuka kran keterbukaan.
Federasi Internasional Wartawan (IFJ) dalam laporannya menyebutkan mereka menemukan dokumen yang dikeluarkan pemerintah, yang pada intinya tidak membolehkan media memberitakan bencana alam, kasus kesehatan, korupsi, dan ketegangan sosial.
Selama tahun lalu Beijing mengeluarkan 80 surat perintah tentang larangan menerbitkan berita.
"Temuan ini menunjukkan bahwa para pemimpin Cina tidak memenuhi janji yang mereka sampaikan kepada masyarakat internasional," kata Sekjen IFJ Aidan White.
"Ketika itu mereka berjanji pengetatan terhadap media akan diperlonggar."
Laporan IFJ juga mengatakan, beberapa pemimpin Cina memang telah mengakui peran media sebagai lembaga kontrol, namun masih muncul kasus-kasus intimidasi terhadap wartawan.

























