Malaysia mungkin adili perompak Somalia

pembajak somalia

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Tersangka mencoba membajak kapal tanker Malaysia

Tujuh pria Somalia yang dituduh melakukan perompakan, tiba di Malaysia hari Senin (31/1) dan kemungkinan akan diadili.

Kantor berita AFP melaporkan mereka tiba di Port Klang dengan tangan diborgol.

Setelah dibawa ke rumah sakit, mereka ditempatkan di pusat penahanan.

Pengadilan setempat memerintahkan ketujuh warga Somalia ditahan selama tujuh hari.

"Mereka akan diselidiki karena diduga melakukan tindak pidana," kata salah seorang polisi yang mengawal mereka kepada AFP.

Meningkat tajam

Malaysia dan Korea Selatan bisa menjadi dua negara Asia pertama yang mengadili pembajak Somalia setelah militer kedua negara menangkap 12 tersangka dalam dua operasi terpisah bulan ini.

Operasi Malaysia dan Korea Selatan adalan bagian dari upaya masyarakat internasional mengatasi krisis pembajakan oleh orang-orang Somalia yang meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Ketujuh tersangka perompak Somalia ditangkap oleh Angkatan Laut Malaysia sepuluh hari lalu ketika berupaya membajak kapal tanker di Teluk Aden.

Para ahli hukum di Malaysia tengah melakukan kajian apakah ketujuh warga Somalia tersebut bisa dikenai dakwaan.

Kapal tanker itu disewa dan dioperasikan perusahaan Malaysia namun dimiliki perusahaan Jepang.

Awak kapal antara lain berasal dari Filipina dan ketika pembajakan terjadi tengah membawa barang dengan tujuan Singapura.