Mubarak keluarkan kebijakan ekonomi baru

Sumber gambar, AP
Presiden Mesir, Husni Mubarak memerintahkan kepada kabinet barunya untuk tetap menjaga upaya pemberian subsidi ekonomi, pemberantasan korupsi dan terus melakukan reformasi politik.
Perintah Mubarak kepada Perdana Menteri yang baru ditunjuknya, Ahmed Shafiq ini juga dibacakan lewat stasiun televisi milik pemerintah.
Dia menyebut perintah ini sebagai sebuah kebijakan ekonomi yang memberikan perhatian tinggi kepada rakyat yang sedang menderita.
Lewatnya perintahnya itu pula dia menyampaikan perlunya mencapai kemajuan dalam reformasi konstitusi dan lembaga legislatif melalui sebuah dialog yang melibatkan seluruh partai politik dan partisipasi publik yang lebih luas.
Perintah Mubarak kepada kabinet baru yang dibentuknya ini disampaikan di tengah gelombang aksi demonstrasi yang menuntutnya mundur dari jabatannya sebagai Presiden.
Dalam aksi kemarin dilaporkan para demonstran meneriakkan slogan-slogan perlawanan dan menghalangi rombongan tank tempur yang berusaha masuk ke lapangan Tahrir di pusat kota, sementara pesawat jet dan helikopter terbang rendah di atas kerumunan massa.
Mantan ketua badan pengawas atom PBB yang kini menjadi salah satu tokoh terkemuka oposisi Mesir, Mohamed ElBaradei juga ikut bergabung dengan para demonstran.
Dalam pidatonya di depan massa, Baradei mengatakan, apa yang sudah dimulai oleh rakyat Mesir tidak bisa dibatalkan.
Di seluruh Mesir, lebih dari 100 tewas selama kerusuhan yang sudah berlangsung enam hari.





























