Mubarak sidang kebinet, bahas ekonomi

Sumber gambar, AP
Presiden Mesir Husni Mubarak mengadakan pembicaraan dengan para menteri untuk menghidupkan kembali perekonomian yang dilanda gelombang protes antipemerintah.
Bank-bank akan dibuka hari Minggu dan pasar saham akan beroperasi kembali hari Senin.
Menteri keuangan, Samir Radwan, mengatakan situasi perekonomian "sangat buruk".
Para analis mengatakan pemberontakan rakyat di Mesir menimbulkan kerugian terhadap negara itu setidaknya US$310 juta per hari.
Para pengunjuk rasa masih bertahan di Lapangan Tahrir di pusat kota Kairo menyusul rapat umum besar hari Jumat yang menuntut pengunduran diri Mubarak.
Pada hari Sabtu (05/2) ada laporan mengenai ledakan di pipa gas yang menyalurkan pasokan ke Israel dan Yordania. Ledakan ini menyebabkan kebakaran di dekat el-Arish, lapor televisi negara.
'Basis kuat'
Mubarak mengatakan dia tidak akan mencalonkan diri pada bulan September namun menekankan dia harus tetap di kursi presiden untuk mencegah kekacauan di negara itu.
Para demonstran menuntut supaya dia segera meletakkan jabatan.
Pada hari Sabtu, presiden bertemu dengan perdana menteri, menteri keuangan, menteri perminyakan dan menteri perdaangan bersama gubernur bank sentral.
Bank dan pasar saham ditutup selama berhari-hari, dan banyak pabrik di kota-kota besar tidak beroperasi.
Wartawan BBC di Kairo, Kevin Conolly, mengatakan kelumpuhan yang disebabkan aksi protes menimbulkan dampak yang sangat besar terhadap perekonomian.
Para wisatawan takut berkunjung dan harga barang-barang pokok seperti rokok dan roti meroket.





























